Tak Kompeten, Tak Lulus

Dr Drh H Rohidin Mersyah MMA
Plt Gubernur

Hari Ini  Pengumuman  Hasil SKD CPNS

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Badan Kepegawaian Negara atau BKN, Jumat (30/11/2018) merilis daftar 203 instansi yang sudah verifikasi dan validasi (Verval) berkas Hasil SKD CPNS 2018. Ke-203 instansi ini sudah siap merilis Pengumuman Hasil SKD untuk menuju tes SKB atau Seleksi Kompetensi Bidang CPNS 2018.

Info terbaru daftar 203 instansi bisa dicek langsung di website resmi BKN http://www.bkn.go.id/ Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 sudah merampungkan hasil verivikasi dan validasi 203 instansi untuk pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menuju ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) hingga Jumat (30/11/2018).

Panselnas BKN CPNS 2018 bekerja ekstra merampungkan hasil SKD agar tahapan CPNS 2018 kelar sebelum Desember 2019. Pengumuman hasil tes SKD menuju tes SKB ini dilakukan instansi masing-masing. Hari ini, Sabtu (1/12) dijadwalkan diumumkan serentak seluruh Indonesia.

Sejauh ini, sudah lima dari 203 instansi yang sudah mengumumkan hasil Tes SKD CPNS 2018 serta peserta Tes SKB CPNS 2018. Lima instansi yang mengumumkan hasil SKD yakni Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian BUMN (KemenBUMN), Kemenkumham, KPP, serta PPATK.

Sementara itu, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah membakukan, hasil perengkingan yang tidak lulus passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) pada kuota Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sebanyak 424 orang peserta.

Jumlah yang lulus perangkingan itu nantinya akan ikut seleksi kompetensi bidang (SKB) yang direncanakan akan digelar pada awal bulan Desember mendatang. Tidak hanya hasil perangkingan, peserta yang lulus passing grade SKD sebanyak 143 orang juga akan ikut SKB.

Totalnya yang akan ikut SKB sebanyak 567 orang yang terbagi dua kelompok. Kelompok satu lulus passing grade SKD dan kelompok dua hasil perengkingan SKD. “Silahkan bersiap untuk ikut SKB,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (30/11).

Menurutnya, persiapan memang wajib dilakukan oleh semua peserta. Baik itu yang lulus passing grade, maupun yang lulus perangkingan SKD. Mengingat SKB yang akan digelar itu, fokus dengan materi bidang masing-masing formasi.  Jika tidak mengusai bidang yang lamar, maka dipastikan akan tetap tidak lulus CPNS. “Nanti bisa dilihat, memang berkompetensi dibidangnya atau tidak. Jika tak berkompeten, ya tetap tak lulus, ” paparnya.

Dari hasil perangkingan yang dilakukan oleh panselnas itu, Rohidin menegaskan, kebijakan itu jangan sampai nantinya mengurangi kualitas ASN yang dihasilkan. Sebab, pemerintah membutuhkan PNS yang benar-benar memiliki kualitas yang baik. Karena muaranya nantinya, tentu PNS berkualitas bisa mewujudkan birokrasi yang handal. “Harapan kita, kebijakan yang diambil itu tidak mengurangi kualitas ASN kita,” tambah Rohidin.



Dalam proses SKB nanti, tentunya harus berjalan secara objektif. Tidak ada perbaikan kecurangan didalamnya. Walaupun nantinya, SKB itu akan tetap dilakukan menggunakan sistem computer assisted test (CAT). “Saya ingin prosesnya nanti berjalan secara objektif,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi mengatakan, untuk proses SKB, sampai saat ini pemprov belum mendapatkan petujuk secara resmi kapan akan dilaksanakan. Meski demikian, panselnas menargetkan tes SKB itu tetap dilakukan pada awal Desember.  “Belum tau kapan pelaksananya. Kita masih menunggu,” papar Diah.

Belum keluarnya jadwal itu, sebab sampai saat ini Panselnas masih melakukan validasi data perengkian SKD kepada masing-masing pemerintah daerah (pemda) seluruh Indonesia.  “Kalau sudah selesai, pasti akan langsung keluar jadwalnya,” tutupnya. (151)