Tak Hanya Fokus ke Jalan, Dewan Minta Pemkot Juga Selesaikan Permasalahan Banjir

Tak Hanya Fokus ke Jalan, Dewan Minta Pemkot Juga Selesaikan Permasalahan Banjir

BENGKULU, bengkuluekspress.com – DPRD Kota Bengkulu menggelar hearing sekaligus evaluasi terhadap Dinas PUPR Kota Bengkulu untuk pembangunan pada 2020 lalu. Hingga saat ini pembangunan yang difokuskan ke jalan sudah selesai 100 persen, namun sudah dibayarkan 75 persen. Hanya ada 1 pengerjaan yang belum diselesaikan yakni menara alun-alun berendo yang masa pengerjaannya diperpanjang dengan konsekuensi denda Rp 10 juta per hari.

Namun menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma, permasalahan yang timbul saat ini adalah adanya titik-titik banjir baru yang dialami warga Kota Bengkulu. Pihaknya meminta, pada 2022 pihak pemkot untuk fokus ke pembangunan penanggulangan banjir.

“Dari pengerjaan jalan ini kan banyak yang tidak dibangunkan drainase kiri dan kanan. Selain itu mungkin faktor munculnya titik banjir baru ini karena banyaknya bangunan perumahan saat ini. Untuk itu nanti kita minta pihak pemkot juga fokus ke banjir dulu. Jangan sampai kita ini seperti kelebihan dana dan membangun yang jauh-jauh seperti Teluk Sepang itu, kemudian hibah-hibah yang puluhan miliyar itu sementara masyarakat kita masih mengeluhkan banjir,” jelas Indra Sukma, Selasa (26/01).

Sementara itu, tambah Indra Sukma, anggaran di Cipta Karya PUPR Pemkot pada 2021 ada Rp 50 miliyar, Bina Marga Rp 50 miliyar, dan SDA Rp 12 miliyar. Pada anggaran di Cipta Karya ini juga ada dana yang dihibahkan dana pembangunan ke instansi vertikal seperti Polda, Polres, Kejati, Kejari dan Kodim dengan total sebesar Rp 34 miliyar.

” Ya kalau dulu aturan yang lama hibah itu diperbolehkan tapi tidak boleh setiap tahun, harus kelang setahun. Nanti kita minta bagian hukum mengevaluasi apa ada aturan baru yang diperbolehkan hibah setiap tahun. Nanti dalam waktu dekat kita akan mengunjungi hasil pembangunan dana hibah tersebut, ” tambahnya

Sementara itu, ¬†Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bengkulu Ma’as Sobirin mengatakan dari hasil evaluasi nanti akan menjadi bahan bagi PUPR untuk lebih maksimal dalam pengerjaan infrastruktur.

“Terimakasih kepada pihak DPRD masukan-masukan yang diberikan, dan itu demi kebaikan kita bersama dalam kinerja kami kedepannya,” jelas Maas. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*