Tahun ini Tak Ada Anggaran Pengadaan Lampu Jalan

FOTO IMAN/ BE – Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggaran Rp 7 miliar lebih untuk lampu jalan di Dinas Perhubungan Kota Bengkulu tahun ini terkena refocusing penanganan Covid-19. Karena hal tersebut, tahun ini tidak ada pengadaan lampu jalan dan hanya menyisakan anggaran pemeliharaan yang besarannya hanya Rp 400 juta. Tentu saja program pemerintah kota untuk menambah lampu jalan hingga ke jalan gang belum bisa terealisasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota, Indra Sukma. Ia berharap pada APBD-P nantinya pemerintah dapat kembali menganggarkan untuk penyediaan lampu jalan yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat Kota Bengkulu.

“Untuk tahun ini kita tidak ada anggaran karena semuanya terkena refocusing penanganan Covid-19. Memang ada bantuan dari pusat itu lampu tenaga surya ada 200 unit namun kan tempatnya juga tertentu, wilayah yang tidak terjangkau oleh tiang listrik PLN itu ya,” kata Indra Sukma, Senin (24/05).

200 unit lampu bantuan kementerian itu nantinya akan dipasangkan sesuai rekomendasi dari kementerian yang akan meninjau langsung titik pemasangan melalui GPS. Namun tentu saja lampu bantuan tersebut tidak akan mencukupi banyaknya titik di Kota Bengkulu yang memerlukan LPJU.

“Kita minta nantinya pengadaan LPJU kembali dianggarkan ya, karena ini kan untuk rakyat, mereka bayar pajak listrik. Setiap orang bayar listrik dikenakan 10 persen, langsung dikurangi sepuluh persen. Total PAD kita dari lampu jalan ini Rp 40 miliar lebih. Jadi sudah sewajarnya berapa persen dikembalikan dalam bentuk pengadaan dan lampu jalan itu. Sehingga seluruh masyarakat menikmati terangnya lampu jalan itu. Karena mereka yang membayar,” tambah Indra Sukma.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Bardin mengatakan untuk lampu tenaga surya bantuan dari kementerian dalam waktu dekat akan segera dipasang. Karena penentuan titik pemasangan akan melibatkan pihak kementerian langsung yang akan turun ke Bengkulu.

“Untuk tahun ini Alhamdulillah kita akan mendapatkan hibah dari kementerian, masih dapat 200 unit. Insya Allah kita kemarin sudah rapat dengan kementerian ESDM, dalam waktu dekat ini mereka akan ke Bengkulu untuk menentukan titik-titiknya,” ungkap Bardin. (Imn)