Tabrakan, 3 Tewas

SINDANG KELINGI, BE – Kecelakaan lalu lintas lagi-lagi merenggut nyawa manusia. Kali ini kecelakaan terjadi di jalan lintas Curup – Lubuk Linggau tepatnya di Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sindang Kelingi, Sabtu malam (14/4) pukul 23.45 WIB. Tiga pengendara motor tewas dalam kecelakaan maut tersebut, serta seorang lainya mengalami luka serius dan kritis dirawat di Rumah Sakit M Sobirin Lubuk Linggau.Ketiga korban tewas, diantaranya Heri bin Mat (15), warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Riko bin Hadis (17) dan Bambang bin Graham (17), keduanya warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang. Sementara korban yang selamat, Redi bin En (15), warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang. Belum diketahui persis kronologis kejadian, Kapolres Rejang Lebong AKBP I Ketut Yudha Karyana SIK melalui Kasat Lantas AKP Ruri Roberto SIK didampingi Kanit Laka Ipda Panehan WS dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. “Kendaraan para korban sudah kita amankan, kita masih meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tersebut,” terangnya.

Hanya saja, sambung Panehan, data sementara kecelakaan tersebut terjadi antara dua motor yang bertabrakan dari arah yang berlawanan. “Kita belum jelas siapa yang mengendarai motor tersebut, dan siapa saja dari keempat korban yang saling berboncengan, saat ini masih kita dalami,” tuturnya.Data yang berhasil dihimpun koran ini, salah seorang korban tewas, Heri menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD M Sobirin. Berselang 30 menit, Riko juga meninggal dunia dalam perawatan tim medis. Pagi kemarin, sekitar pukul 06.30 WIB, menyusul Bambang menemui ajal dengan kondisi luka yang cukup serius. Ketiga korban tewas mengalami cidera berat di bagian kepala serta luka-luka di sekujur tubuh. Bahkan Heri mengalami parah tulang di bagian kaki dan tangan kanan. Begitu juga dengan Riko dan Bambang yang mengalami patah tulang di bagian kaki. Sedangkan Redi mengalami luka robek di bagian wajah, lengan kanan dan paha kiri. Informasi lain, keempat korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter BG 3064 W dan Honda Revo BD 4202 KC itu ditabrak mobil jenis minibus warna silver yang identitasnya belum diketahui. Hal ini diungkap Kepala Desa Kepala Curup Wardani, yang menerangkan kedua motor korban melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Curup dengan kecepatan tinggi.

Keempat korban bermaksud menghadiri pesta pernikahan temannya di Kelurahan Beringin III, Kecamatan Sindang Kelingi. Setibanya di sawangan Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, kedua motor diseruduk mobil yang melaju dari arah berlawanan. Bukannya menolong korban, sopir mobil langsung melarikan diri ke arah Lubuk Linggau. ‘’Itu saya ketahui dari beberapa saksi yang mengaku ada mobil warna silver melaju kencang ke arah Lubuk Linggau dengan kondisi bagian depan ringsek berat. Kami juga belum mengetahui pasti siapa yang mengendarai Revo dan siapa yang mengendarai Jupiter. Kami berharap polisi bisa meringkus pengendara mobil yang melarikan diri itu,’’ kata Wardani.Data berbeda diperoleh polisi sementara, tidak ada keterlibatan kendaraan roda empat dalam kecelakaan tersebut. ‘’Kalau ditabrak mobil mungkin tidak, Karena pada malam kejadian itu kondisi jalan cukup ramai karena ada pesta pernikahan,” tutur Panehan.Kecelakaan lalu lintas benar-benar menjadi mesin pembunuh, karena sebelum kejadian meninggalnya 3 remaja asal Kecamatan Sindang Kelingi, Jumat (13/4) pukul 19.45 WIB, terjadi kecelakaan tunggal di Desa Suka Rami, Kecamatan Kota Padang yang merenggut nyawa Syarifudin bin Sopri (21), warga Kelurahan Bedeng SS, dan membuat Hengki (20) rekan yang dibonceng korban mengalami luka serius. Syarifudin tewas saat motor jenis Yamaha Vega nopol BD 5376 NJ yang dikendarainya menabrak mobil pick up Mitsubishi L300 nopol B 9383 PY milik Basrun, warga Tebing Tinggi, Sumatera Selatan yang sedang diparkir di sebelah kiri jalan. (999)