Tabrak Mobil Polisi, Tsk Curanmor Ditembak

tangkapan ranmor

KEPAHIANG, BE – Spesialis curanmor yang sering menjalankan aksinya di Kepahiang berhasil ditangkap. Selain ditangkap, tsk yang diketahui berinisial Hg (18) warga Desa Keban Jati Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini juga dihadiahi timah panas pada bagian kakinya setelah berniat menabrak petugas sewaktu melakukan pengejaran.

Data terhimpun, tsk yang dilakukan penangkapan oleh tim buser Polres Kepahiang ini merupakan pelaku curanmor dengan sebanyak 11 tempat kejadian perkara (TKP) dalam Kabupaten Kepahiang. Penangkapan tsk dilakukan, Sabtu (5/12) sekitar pukul 22.30 WIB setelah berhasil melarikan 1 unit unit sepeda motor warga di Kelurahan Padang Lekat Kepahiang. Usai melakukan aksinya tersebut lantas tsk melarikan diri menuju Kabupaten Empat Lawang. Hanya saja lantaran hendak melarikan diri dan menabrak mobil petugas yang melakukan pengejaran tersangka akhirnya ditembak pada kaki bagian kanannya.

Kapolres Kepahiang AKBP Iskandar ZA SIK melalui Kabag Ops Kompol Safrudin dan Kasat Reskkrim Iptu M Indra P mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari korban Rogeo Niker Alberson (16) warga desa Kandang Kecamatan Kecamatan Seberang Musi, sekitar pukul 20.30 WIB. Laporan korban jika sepeda motor Mio Nopol BD 5487 GB hilang dibawa pencuri, yang pada saat itu sedang minum di warung tuak yang terletak di Kelurahan Pasar Ujung.

“Kita langsung melakukan pengejaran dan pihak Polsek melaksanakan razia di beberapa titik di Kecamatan Bermani Ilir. Akhirnya pelaku bisa ditangkap di Desa Pagar Agung jalan lintas Bermani Ilir-Empat Lawang,” kata Kasat.

Sebelum ditangkap, pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut sempat hendak menabrak anggota Polsek Bemani Ilir yang saat itu sedang melakukan razia. Sebelum pelaku ditangkap, mobil yang dihadangkan di jalan tersebut ditabrak juga oleh pelaku yang mengakibatkan mobil rusak dan pelaku bisa ditangkap. Namun seorang rekan pelaku warga Kepahiang langsung kabur melarikan diri.

“Motor pelaku menabrak mobil aparat dan pelaku roboh, namun rekannya berhasil kabur. Kami sempat melakukan pengejaran dan masuk ke hutan pinggiran jalan tersebut, tapi rekannya belum bisa kita temukan,” sampai Kasat.

Pada saat sepeda motor yang dikendarai tersebut roboh, petugas kepolisian telah memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan pelaku dan akhirnya pelaku ditembak lebih dari 1 kali di kaki bagian kanan.

“Tembakan peringatan yang kita lakukan tidak diindahkan pelaku dan akhirnya anggota kita langsung melumpuhkannya dengan lebih dari 1 kali tembakan,” ujar Kasat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus yang digunakan pelaku sebelum memetik sepeda motor dan beraksi terlebih dahulu pelaku memahami kondisi dan situasi di warung tuak yang terletak di Kelurahan Padang Lekat. Sebelum melancarkan aksinya pelaku sempat minum tuak juga dan bersantai disana.

“Setelah situasi aman dan pelaku langsung melancarkan aksinya dengan memetik sepeda motor yang pada saat itu terparkir di dalam warung tersebut antara korbannya dan pelaku sempat minum,” ujar Kasat.(505)