Tabligh Akbar Tanpa Wakil Rakyat

CURUP, BE – Tabligh akbar dalam rangka penutupan gebyar Muharam 1434 Hijriah di kediaman Bupati Rejang Lebong, Kamis (22/11) berlangsung tanpa satupun wakil rakyat di DPRD Kabupaten Rejang Lebong.  Apakah ini menandakan hubungan baik legislatif dan eksekutif kembali memanas?

Ketidakhadiran wakil rakyat sempat menimbulkan pertanyaan sebagian masyarakat.  Salah satunya warga Dusun Curup Kecamatan Curup Utara, Munandar (45).  Di sela-sela kegiatan tabligh akbar, Munandar tidak menyangka sejumlah anggota DPRD RL tidak hadir.
“Kebetulan tadi (kemarin) saya duduk di bagian depan, dan tak satupun muncul saya lihat anggota DPRD.  Padahal kan ini acara besar, kok kenapa mereka terkesan kompak tidak mau hadiri acara seperti ini.  Apa tidak di undang, atau memang sengaja tidak hadir?” tanya pria asal Lebong itu.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Rejang Lebong Drs Darussamin dikonfirmasi wartawan mengaku menerima undangan kegiatan tabligh akbar yang diselenggarakan pemerintah daerah tersebut. “Hanya saja kawan-kawan di Badan Anggaran pada hari yang sama sedang melakukan pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2013, sedangkan komisi II, saat yang sama juga menggelar pertemuan dengan PDAM sebagai mitra kerjanya,” terang Darussamin.

Darussamin sendiri mengaku, sempat akan datang dalam kegiatan tabligh akbar tersebut.  Hanya saja agenda di DPRD RL baru berakhir, disaat kegiatan tabligh sudah berjalan setengah perjalanan. “Saya agar terlambat datang ke tabligh, saya lihat kegiatan sudah hampir selesai. Jadi saya kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan lain,” kata Darussamin.

Meski begitu, sejumlah wakil rakyat juga sempat hadir di sepanjang kegiatan gebyar Muharam.  Pada saat pembukaan dan pembagian hadiah MTQ dan festival seni budaya bernuansa Islam.  Bahkan Ketua DPRD  RL ikut membagikan piala kepada para pemenang lomba dalam rangka gebyar Muharam tersebut. (999)