Swadaya Bangun Balai Desa

balai desa yang dibangun swadaya oleh masyarakat di Desa Air LelangiNAPAL PUTIH,BE- Warga Desa Air Lelangi Kecamatan Napal Putih membangun balai desa secara swadaya yang mengghabiskan anggaran sekitar Rp 300 juta. Pembangunan balai desa itu dikarenakan belum dimiliki desa padahal fungsi dan peranananya sangat penting menunjang pemerintahan desa. “Sarana tersebut belum ada, maka melalui APBDES kita anggarkan untuk pembangunan balai desa,” kata Kades Air lelangi, Marno kemarin (21/12).

Keberadaan sarana balai desa dari pemerintah kondisinya sudah tidak bisa dipertahankan karena sudah lapuk dan rusak. Sejak dibangun tahun 1980 hingga saat ini belum diperbaiki padahal kerusakannya sangat parah. Sementara untuk menampung warga di saat kegiatan memerlukan sarana balai pertemuan, menggunakan balai desa lama dengan kondisi seadanya. Atap bangunan lama sudah pada bocor, dan dinding papan sudah tidak ada. “Selama saya melaksanakan tugas kepala desa, selama ini jika pertemuan hanya menggunakan ruang seadanya. Berangkat dari kondisi tersebut secara bulat diputuskan untuk membangun balai desa permanen,” jelasnya.

Melalui keputusan musyawarah yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) maka direncanakan pembangunan balai desa permanen. Anggaran bersumber dari PADes dari sumbangan pihak ke III. “Dukungan dari pihak ke-tiga yakni perusahaan batu bara cukup signifikan untuk merealisasikan proyek ini,” tukas Kades. (919).