Survei BPS, 10.790 Warga Benteng Miskin

Kepala BPS Benteng, Teguh Iman Santoso SSi MSi

BENTENG, bengkuluekspress.com – Hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) tahun 2020 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), angka kemiskinan di Kabupaten Benteng mengalami peningkatan.
Dari yang sebelumnya 10.060 jiwa atau 8,80 persen dari jumlah penduduk, ditahun 2020 ini meningkat menjadi 10.790 jiwa atau 9,30 persen.
Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Kabupaten Benteng, Teguh Iman Santoso SSi, usai menjadi narasumber pada acara rapat koordinasi (Rakor) tentang penguatan kelembagaan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) yang difasilitasi oleh Bappeda Benteng di Aula Riung Gunung, Selasa (22/12).
Dari hasil survei petugas BPS, aku Teguh, peningkatan angka kemiskinan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya, bencana alam berupa banjir besar saat tahun 2018 lalu dan Pandemi Covid-19 yang membuat ekonomi semakin lesu.
“Hasil Susenas, menunjukan ada penambahan jumlah warga yang dikategorikan sebagai penduduk miskin. Dikategorikan miski jika nilai rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan,” jelas Teguh.

Terpisah, Kepala Bappeda Benteng, Nirzawan SH MSi, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Septedy Muktara SE MSi menyampaikan, Rakor penguatan TKPKD bertujuan agar semua OPD teknis di lingkungan Pemda Benteng dapat menyusun program-program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Yang paling penting adalah berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Benteng.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*