Surat Suara Pilres Raib Pemilu Ditunda 3 Jam

ASRI/Bengkulu EkspressPANTAU: Kapolres Bengkulu Selatan  turun langsung memantau surat suara Pilpres yang raib di TPS 1 Desa Gunung Sakti, Manna, rabu (17/4).

MANNA, Bengkulu Ekspress – Pelaksanaan pemilu di Bengkulu Selatan (BS) sempat diwarnai insiden dan membuat warga heboh. Pasalnya di tempat pemungutan suara (TPS)1 Desa Gunung Sakti Kecamatan Manna surat suara untuk Pemilihan Presiden dan wakil Presiden tidak ada alias raib.

Ketua PPS Desa Gunung Sakti, Novius Al Sahri membenarkan, jika surat suara pilres tidak ada dalam Kotak suara. Dikatakannya setelah menerima logistik Selasa (16/4), pihaknya belum mengeceknya . Sebab kotak suara sudah disegel dan digembok.

Lalu Rabu (17/4) pagi sekitar pukul 06.30 WIB saat pihaknya mau membuka kotak suara untuk mengeluarkan semua logistik di dalamnya. Saat pembukaan kotak suara tersebut disaksikan oleh saksi parpol dan juga mengawas. Saat itu tidak ditemukan surat suara pilres. “ Surat suara untuk DPRD Bengkulu Selatan, Provinsi, RI dan DPD semuanya ada, hanya Surat suara untuk Pilres yang tidak ada,” ujarnya.

Karena surat suara Pilres tidak ada, maka pihaknya sempat melakukan penundaaan pemilihan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pengawas serta KPU. Setelah dikoordinasikan, dan disepakati pemilihan dimulai dengan surat suara pilres mengambil stok kelebihan 2 persen dari semua TPS di wilayah Kecamatan Manna. “Susu Pilres yang dibutuhkan 209 dengan rincian DPT 205 dan DPTb sebanyak 4 lembar, pukul 10.05 Wib pencoblosan baru bisa dimulai, “ ujarnya.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH sempat turun ke lapangan setelah mendapat informasi raibnya susu tersebut.Dirinya mengaku saat ini sedang menelusuri perihal raibnya susu Pilres dalam kotak suara untuk Desa Gunung sakti tersebut. “Kami sedang menelusurinya,mengapa sampai tidak ada dalam kotak suara, untuk pemilu sudah ada solusinya dengan mengambil kelebihan 2 persen dari TPS se Kecamatan Manna,” ujarnya.Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan, Azes Digusti Skom ikut turun tangan mengenai raibnya surat suara Pilres tersebut. Dirinya mengaku saat ini melakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebabnya.“ Kami sudah turun ke lapangan dan menyelidikinya mengapa sampai terjadi,” ujarnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan, Alpin Samsen SPt mengaku kaget. Sebab saat memasukan logistik ke kotak suara sudah diteliti anggotanya. Hanya saja dirinya enggan berspekulasi. Dirinya mengaku saat ini masih menelusurinya kemana surat suara pilres tersebut hingga tidak ditemukan di kotak suara untu TPS 1 Desa Gunung Sakti.“ Kami juga bingung kenapa sampai tidak ada dalam Kotak suara, saat ini masih kami telusuri,” ujar Alpin.

Susu DPRD Provinsi Tercoblos

Dalam pemilu di BS tidak ada laporan susu untuk Pilres yang tercoblos. Hanya saja, pihak Bawaslu Bengkulu Selatan  mendapat laporan susu untuk pemilihan DPRD Provinsi ada yang tercoblos.“ Kami menemukan 1 Susu untuk DPRD Provinsi yang tercoblos,” kata Ketua Bawaslu BS, Azes Digusti Skom.

Azes mengatakan, Susu yang tercoblos tersebut di TPS Kelurahan Belakang Gedung, Pasar Manna. Saat itu ada satu susu tercoblos di lampang partai Garuda. Hanya saja, karena belum dimanfaatkan warga. Sebab saat dibuka, ternyata sudah ada tercoblos, lalu oleh panitia diganti dengan susu lainnya.“ Susu yang tercoblos tidak diketahui penyebabnya, oleh KPPS langsung dimasukan dalam surat suara batal,” ujarnya.

Azes mengaku saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap jalannya pemilu di Bengkulu Selatan. Dirinya meminta warga selalu berkoordinasi dengan pihaknya jika ada informasi yang mecurigakan terkait kecurangan pemilu serentak di Bengkulu Selatan.“ Mari kita sukseskan pemilu ini, tanpa ada kecurangan, kalauada kecurangan laporkan ke kami agar segera kami tindak,” terang Azes. (369)