Suparto: Pelatihan Berbasis Kompetensi, Dituntut Buka Peluang Kerja

Jefryy/BE- Wabup Seluma Suparto MSi, saat membuka acara PBK dengan harapan bisa membuka lapangan kerja, kemarin (20/3). Ditandai dengan pengalungan tanda identitas peserta pelatihan.
Jefryy/BE- Wabup Seluma Suparto MSi, saat membuka acara PBK dengan harapan bisa membuka lapangan kerja, kemarin (20/3). Ditandai dengan pengalungan tanda identitas peserta pelatihan.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Wakil Bupati Seluma Suparto MSi mengatakan, pelatihan berbasis kompetensi (PBK) membuka lapangan kerja baru di tengah lingkungan, serta meningkatkan keterampilan sehingga memiliki daya saing masyarakat. Sekaligus dapat bekerjasama dengan sejumlah desa untuk mendapatkan modal dari keberadaan BUMDes.

”Ini membuka lapangan kerja dan mereka yang sudah mendapatkan pelatihan ini bisa bekerja dan mandiri dan mengusulkan pinjaman modal melalui Bumdes,” imbuh wabup.

Keterampilan, kata wabup, bisa ditingkatkan karena banyak manfaatnya, seperti membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran. Selain itu, dengan keterampilan yang dimiliki masyarakat bisa membuka usaha sendiri dan peluang diterima dunia usaha lebih besar. Serta dapat mengusulkan pinjaman modal dari Bumdes desa. Desa yang strategis dapat mendampingi mereka yang tengah melakukan pelatihan PBK otomotif, menjahit dan komputer. Untuk kembali mengkaryakan mereka pada leading sektor usaha desa.

“Mudah-mudahan dari pelatihan ini peserta dapat mengembangkan dan membagi ilmu yang peserta dapat kepada masyarakat di sekitar lingkungan anda,” ujarnya.

Diketahui, kemarin (20/3) bertempat di aula Balai Latihan Kerja Kelurahan Lubuk Lintang, Kecamatan Seluma, Wakil Bupati Seluma Suparto membuka secara langsung PBK dengan peserta kurang 96 Orang. Untuk tahap awal ini, dimulai pada 20 Maret sampai 24 April 2018 dan menjadi 6 kelas. (333)