Sungai Jenggalu Tercemar

Limbah (3)
MEDI/Bengkulu Ekspress
Sungai Jenggalu yang tercemar limbah tampak kotor dan memiliki buih kuning, kemarin (5/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu terhadap Sungai Jenggalu, mendapatkan hasil yang mengejutkan. Pasalnya, hasil lab tersebut membuktikan bahwa Sungai Jenggalu yang bermuara di Pantai Panjang itu positif tercemar limbah.

“Kita sudah mengambil sampel, dan hasilnya air sungai itu tercemar,” ujar Kepala DLH Kota, Syarnubi SE, kemarin (5/8).

Dijelaskannya, terdapat kandungan phospat yang melebihi kadar baku yang ditetapkan. Penyebabnya ditimbulkan dari deterjen dan pupuk. Phospat yang berlebih dapat menimbulkan lonjakan pertumbuhan ganggang/alga dalam air dan membuat kadar oksigen dalam air semakin sedikit.



Untuk dugaan sementara, limbah ini berasal dari usaha dan perumahan yang berada di sepanjang aliran sungai tersebut. Sungai tersebut akan menimbulkan bau tak sedap jika tidak segera ditanggani. “Tetapi limbah ini tidak membuat ikan mati, namun dapat memacu pertumbuhan eceng gondok karena kurangnya kadar oksigen dalam air,” jelasnya.

Sebagai tindaklanjut, DLH akan menyurati seluruh pelaku usaha di kawasan sepanjang sungai tersebut, untuk membuat penyaluran limbah sesuai ketentuan berlaku. Jika surat teguran telah disampaikan dan masih ditemukan pelaku usaha yang membandel, maka DLH tidak segan untuk mencabut izin usahanya agar tidak bisa beroperasi lagi.

“Surat kita sampaikan langsung ke pemilik usaha. Kalau masih juga, tentu ada sanksi seperti ketentuan dalam undang-undang, pelaku pencemaran lingkungan melalui aktivitas limbah akan terancam sanksi pidana,” tegasnya. (805)