Sumbang Pesantren Irsyadut Tholibin Kepahiang, Ustad Jayan Lelang Sorban

Pengasuh Ponpes Tebuireng, Gus Fahmi, berdo’a sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Al-Irsyad Kabupaten Kepahiang.

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Sumbang dana pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Irsyadut Tholibin Kabupaten Kepahiang, Ustad Rabiul Jayan melelang sorban kesayangannya. Sorban kesayangannya yang dibeli di tanah suci Mekkah tersebut, dilelang pada acara istighotsah dan peletakan batu pertama pembangunan gedung Irsyadut Tholibin atau Ponpes Al-Irsyad, Rabu (18/11).

Dalam lelang itu, sorban ustad kondang yang akrab disapa Ustad Jayan, terjual dengan harga Rp 1 juta. Uangnya langsung diserahkan kepada panitia pembangunan Ponpes.

“Ini sorban kesayangan saya, perasaan saya senang campur sedih untuk melepaskan sorban ini,” ucap Ustad Jayan sembari mengalungkan sorbannya kepada pemenang lelang.

Sorban Ustad Jayan dibeli salah seorang pemuda Kabupaten Kepahiang yang menolak menyebutkan namanya ketika dikonfirmasi jurnalis. Ia hanya menyebutkan dirinya tinggal di Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang. Ia membeli sorban tersebut karena tahu jika uang hasil penjualannya untuk membangun pesantren.

“Saya ikut lelang tadi ajukan penawaran satu juta, Alhamdullilah menang. Kan uangnya untuk pembangunan pesantren,” ucapnya.

Ponpes Al-Irsyad yang berada di Desa Kandang Kecamatan Seberang Musi merupakan kerjasama Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kepahiang dengan dengan Ponpes Tebuireng Jombang Jawa Timur. Nantinya semua kurikulum dan metode belajar mengajar para santri Al-Irsyad akan mengikuti pola pengajaran yang berlaku di Tebuireng milik Hadhrotussyekh KH Hasyim Asy’ari.

“Ponpes Al-Irsyad merupakan cabang dari Ponpes Tebuireng Jombang, maka polanya akan mengikuti pola di Tebuireng,” ucap Ketua PCNU Kepahiang, KH Mudahri SAg MH.

Selain Ustad Jayan, tampak juga KH Mudahri SAg MH melelang sorban kesayangannya yang terjual seharga Rp 650 ribu. Semua dana yang tekumpul langsung diberikan kepada panitia pembangunan Ponpes. Secara total dalam istighotsah itu terkumpul dana Rp 41.886.000 hasil swadaya masyarakat yang menghadiri acara.

Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Irsyadut Tholibin dilakukan oleh tokoh-tokoh muslim diantaranya KH Mudahri SAg MH, Ustad Rabiul Jaya, KH Zulkarnain Dali dan Pengasuh Ponpes Tebu Ireng Gus Fahmi. Kemudian para tokoh masyarakat di Kabupaten Kepahiang dengan antusias mengikuti acara. Ponpes ini berdiri diatas lahan seluas hampir 2 hektar, Ponpes Irsyadut Tholibin memiliki fasilitasi pendukung Ponpes yang bagus dan modern. Diawal peluncurananya panitia pembangunan Ponpes langsung membangun masjid dan ruang belajar para santri.

“InsyaAllah kami menargetkan tahun ajaran baru nanti, 2021 Pesanteren Irsyadut Tholibin sudah bisa menerima santri,” ungkap KH Mudahri. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*