Sultan – Mujiono Tak Terbendung, Kampanye Terakhir Dahsyat!

Media Center WAGUB

BENGKULU, BE –  Lautan manusia memadati kampanye akbar Sultan – Mujiono di lapangan Sport Center, Kota Bengkulu. Kampanye terakhir tersebut menunjukkan betapa besarnya dukungan masyarakat kota Bengkulu kepada pasangan yang diusung oleh dua partai besar yaitu PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Kota Bengkulu benar-benar dibuat macet oleh para pendukung Sultan – Mujiono.
Sederet petinggi partai pendukung dan pengusung hadir seperti Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Wakil Ketua Demokrat DR. Muhammad Djafar, Wakil Ketua DPP PKS Ajis Fuadi, Pengurus DPP PPP Ibnu Hajar. Selain itu, hadir juga Ketua DPD PDIP Bengkulu Elva Hartati, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, Mantan Bupati Kepahiang 2 periode Bando Amin, tiga mantan Sekda Provinsi Bengkulu Asnawi A Lamat, Hamsir Lair, Salman Rufmi hingga wakil tokoh Jawa Mbah Metro yang sebelumnya diklaim mendukung Ridwan Mukti ikut mengkampanyekan Sultan – Mujiono.

Besarnya kekuatan pendukung yang dimiliki Sultan-Mujiono terlihat dari besarnya antusias masyarakat mengikuti jalannya kampanye mulai dari awal sampai akhir. Mereka meyakini kemenangan Sultan – Mujiono, semakin dekat sebagai gubernur Bengkulu periode 2016 – 2021.

Dalam orasinya, Ketua Demokrat DR. Muhammad Djafar mengungkapkan tiga alasan mengusung Sultan. Pertama, karena Sultan dianggap pemberani dan cerdas serta Bengkulu membutuhkan pemimpin yang cerdas.
Kedua, tambah Djafar, Sultan masih muda dan fresh pemikirannya. Untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain, kata Djafar, Bengkulu butuh pemimpin yang inovatif. “Ketiga, karena Sultan memiliki visi yang kuat membangun infrastruktur di Bengkulu. Seperti pelabuhan, bandara  dan jaringan jalan,” ujar Djafar.

Sementara itu, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra ikut membakar massa pendukung Sultan. Dalam orasinya, Yusril mengatakan bahwa dari dua kandidat yang ada,  hanya Sultan-Mujiono yang mewakili semua elemen masyarakat Bengkulu.

“Jangan taruhkan 5 tahun nasib Bengkulu pada orang yang belum banyak tahu kebutuhan Bengkulu. Hanya Sultan, pemimpin yang pas dan pasangan yang paling ideal, Sultan orang Bengkulu asli dan didampingi Mujiono mewakili masyarakat Jawa ini adalah pasangan yang ideal,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPP PKS Ajis Fuadi. Dihadapan lautan massa pendukung Sultan –  Mujiono, Ajis mengajak untuk mengamankan suara Sultan karena kemenangan Sultan sudah semakin nyata.

“Bersama Sultan Mujiono ada pendukung SBY dan Jokowi. Massa Sultan ini adalah gabungan massa – massa yang kuat dan kami yakin kemenangan ini sudah semakin nyata. Insya Allah menang. Jadi akan lebih mantap lagi kalau bekerja mengajak kawan tetangga untuk memilih nomor dua,” tegasnya.

Hal senada disampaikan pengurus DPP PPP Ibnu Hajar menurutnya Sultan – Mujiono insyaallah menang asal sama-sama bahu membahu mengawal pemilu.

“Sebarkan kebenaran bahwa yang pantas dipilih adalah Sultan – Mujiono. Jangan salah pilih dan jangan asal pilih pemimpin, hanya Sultan yang pantas membawa Bengkulu,” jelasnya.

Semangat massa semakin terbakar ketika mantan Bupati Kepahiang Bando Amin bersama investor Jepang Hirataka Hirano yang siap menanam modal di Bengkulu ikut menyampaikan orasi.

“Saya mau calon jadi gubernur tetapi di tengah perjalanan saya dipotong sampai saya tidak kebagian perahu. Sekarang ini hanya Sultan wakil putera daerah, jangan pilih yang lain. Masak wakil gubernur kita sendiri kita tidak pilih. Kita merasa terhina kalau Bengkulu sampai kalah dari orang yang belum jelas. Ayo menangkan Sultan,” tegas Bando.

Mbah Metro, sesepuh Jawa yang juga menyampaikan orasinya mengaku kesal karena namanya sering dicatut oleh tim lawan karena itu dia menyampaikan dukungan masyarakat Jawa yang sebenarnya hanya untuk Sultan Mujiono .

“Saudaraku masyarakat Bengkulu dan sedulur masyarakat Jowo. Jangan lupa kita punya calon Bejo (Bengkulu – Jowo). Jadi dukung Sultan-Mujiono,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Bengkulu periode sebelumnya Agusrin M Najamudin juga menyampaikan statemennya. Orator ulung ini mampu membakar semangat massa. Dia disambut paling antusias oleh massa yang benar-benar merindukannya.

“Sultan akan naikkan harga sawit yang disebelah tidak mau karena memang tidak paham petani Bengkulu. Jangan sampai provinsi kita yang jauh lebih baik dari kabupaten mereka kita serahkan, kita kasih begitu saja. Banyak yang pantas untuk memimpin Bengkulu ini, tidak perlu orang lain. Bekerjalah, tolonglah bekerja kita lanjutkan program kita bersama Sultan – Mujiono,” jelasnya.

Pesan Pusat

Puan anak Megawati yang juga menjabat sebagai menteri menyampaikan pesan belum bisa ikut kampanye karena masih menjabat menteri.”Kami berani melepas Sultan – Mujiono karena nampaknya pasangan SBN-MUJI ini cukup kuat dan kami yakin menang jadi kami tidak harus semua turun. Saya menyampaikan pesan ibu (Megawati) nanti saat setelah menang kami akan langsung support dengan program,-program dari pusat,” jelas Puan via pesan blackberry messenger.

Kumpul Komunitas Terbesar

Dibalik ramainya acara Sultan ternyata ada diramaikan oleh komunitas – komunitas yang ada se Bengkulu. Tercatat 150 komunitas kepemudaan hingga batu akik turut hadir dan mengangkat dua jari mereka bukti memenangkan Sultan Mujiono.
Sultan sendiri merasa bangga, warga Kota Bengkulu mampu ia satukan dan ia pusatkan dibawah payung Bengkulu Bersatu menangkan Sultan Mujiono.

“Kita tidak akan ada mobilisasi massa, tidak akan ada bayar ini – bayar itu untuk membuat banyak massa hadir, tetapi ribuan berhasil kita kumpulkan. Kita dipastikan sudah menang di 9 Kabupaten/kota di Bengkulu. Jadi kita harus kawal suara nomor urut dua agar tidak dicurangi,” jelasnya.

Bahkan saat penutupan acara meski hujan sekalipun ribuan massa tak bergebing dari Sport center yang dibangun semasa pemerintahan Gubernur Agusrin M Najamuddin.

Parade Band

Selain sederet petingi partai pengusung dan pendukung, tokoh nasional dan tokoh lokal Bengkulu yang hadir, kampanye akbar Sultan-Mujiono semakin ramai dan heboh karena timses menghadirkan banyak band dan sederet penyanyi – penyanyi ternama sekaligus yang sengaja dihadirkan untuk menggalang dukungan demi memenangkan Sultan -Mujiono.

Terpantau dari pukul 13.00 WIB hingga magrib lautan manusia itu sama sekali tidak tersurut karena dihibur oleh Band Kenamaan Armada, Lucky – Anima Band, Radith – Rama Band, Colestrol Band, Robusta Regge, Cisca Martinez, Febry Bintang Pantura 2, yudi KDI, Eky Yolanda, Nevertiti, Jary Tarung Dangdut, Dan DJ Gerry. (400)