Sukseskan Tanam Jagung, Ternak Harus Dikandangkan

IST/Bengkulu Ekspress PANEN: Bupati Bengkulu Selatan saat menghadiri panen jagung KWT Biuna Bersama Desa Gunung Kayo, Bunga Mas, Senin (1/7).

BUNGA MAS, Bengkulu Ekspress– Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM memberikan apresiasi kepada warga Bengkulu Selatan yang mulai menggalakan menanam jagung di lahannya. Hanya saja, saat ini produksi jagung belum maksimal, lantaran masih banyak hama yang menyerangnya diantaranya hama utama ternak berkeliaran.

“ Selama ternak masih berkeliaran, maka produksi jagung belum bisa maksimal,” katanya saat menghadiri panen jagung perdana Kelompok Wanita tani (KWT) Bina Bersama di Desa Gunung Kayo, Bunga Mas, Senin (1/7).

Gusnan mengatakan, selama ini petani mengeluhkan ternak yang berkeliaran, sehingga sering merusak tanaman warga. Selain itu, petani juga harus mengeluarkan biaya besar, jika harus mengkandangkannya. Oleh karena itu, dirinya meminta para peternak dapat mendukung program jagung tersebut dengan selalu mengkandangkan ternaknya.

“ Saya minta para peternak dapat mendukung program pemerintah dengan mengkandangkan ternaknya,” ujar Gusnan.

Gusnan menambahkan saat ini di Bengkulu Selatan luas kebun jagung sudah lebih dari 10 ribu hektar. Adapun produksinya sekitar 5 ton per hektar. Sedangkan harga saat ini sangat tinggi di atas Rp 3 ribu per kg. Oleh karena itu, ke depan Gusnan oftimis dengan bertani jagung warga Bengkulu Selatan akan semakin sejahtera. Sebab disamping harganya stabil, masa panennya singkat yakni hanya 3 bulan.“ Saya yakin setiap lahan kosong ditanami jagung, maka warga akan sejahtera,” terangnya optimis.



Hanya saja, sambung Gusnan produksi jagung bisa maksimal, jika hamanya yakni hewan ternak tidak berkeliaran lagi. Sebab, dengan ternak dikandangkan, warga tidak perlu memagar kebun jagungnya lagi. Dengan begitu, warga bisa berhebat karena tidak perlu mengeluarkan biaya pagar lagi. Untuk itu, dirinya juga meminta para Camat dan kades dapat terus mensosialisasikan perda hewan ternak,sehingga nanti, tidak ada lagi ternak berkeliaran di Bengkulu Selatan.

“ Kalau ternak dikandangkan, maka tidak akan ada lagi lahan terbengkalai di Bengkulu Selatan, jika semua lahan ditanami jagung, Bengkulu Selatan bisa menjadi lumbung jagung di Provinsi Bengkulu ini,” tandas Gusnan. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*