Sukseskan Program Replanting Sawit

IST/Bengkulu Ekspress KUNJUNGI: Bupati Bengkulu Selatan  kunjungi kebun sawit program replanting di Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (22/5).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress–Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM terus berupaya mensejahterakan petani kelapa sawit di Bengkulu Selatan. Selain terus berusaya agar harga sawit tetap normal, dirinya juga berusaha membantu petani melakukan peremajaan atau replanting sawit yang tidak produktif.“ Kita saat ini ada program replanting sawit, saya harap para petani dapat mensukseskannya,” katanya.

Untuk mensukseskan program Replanting ini, Gusnan kemarin menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkulu Utara. Sebab, di Utara sudah banyak petani yang melakukan replanting terhadap tanaman sawit mereka.“ Kita ingin mencontoh replanting sawit di Utara yang mendapat dukungan dari petani,” ujarnya.

Gusnan mengaku, di Bengkulu Selatan  program ini tidak mendapat respon dari petani sawit. Padahal untuk program replanting ini, pemda Bengkulu Selatan  menyediakan anggaran hingga Rp 25 juta. Sehingga sawit yang sudah tua, salah bibit atau tidak produktif lagi bisa diremajakan dengan modal Rp 25 juta tersebut. Hanya saja di Bengkulu Selatan, tidak dimintai petani.

“ Selama ini para petani khawatir setelah pohon sawit ditebang, mereka harus menunggu hingga 4 tahun lagi baru panen, sedangkan kebutuhan setiap saat,” imbuhnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sambung Gusnan pemda Bengkulu Selatan  melalui dinas pertanian telah menyediakan bibit jagug secara gratis. Sehingga setelah tanaman sawit ditebangi dan diganti dengan bibit yang baru, warga bisa menanaminya dengan jagung.“ Sembari menunggu sawit panen lagi, ada tanaman sela dan pemda siapkan bibitnya yakni jagung, dalam 3 bulan lebih sedikit sudah panen,” beber Gusnan.

Oleh karena itu, Gusnan mengimbau petani sawit Bengkulu Selatan yang tanaman sawitnya tidak produktif lagi, bibit asalan atau sudah tua, dapat mengikuti program tersebut, sehingga nanti produksi sawit mereka normal dan para petani sawit semakin sejahtera. “ Ayo petani jangan takut dengan program replanting ini, agar ke depan kita memiliki tanaman sawit yang berkualitas dan produksinya bisa lebih maksimal,” imbau Gusnan. (369)