Sudirman Ail dan Leny Siap Maju Pilgub 2015

BENGKULU, BE РBursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Bengkulu akan digelar Juli 2015 mendatang semakin semarak. Selain nama-nama   telah ada, nama-nama baru terus bermunculan meski belum secara tegas menyatakan akan ikut bertarung dalam pemilihan itu.
Misalnya kemunculan mantan jendral, Irjen Pol (Purn) Sudirman Ail dan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hj Leny Haryati Jhon Latief SE MSi. Meski tak secara tegas menyatakan akan maju, namun cukup banyak pihak yang mendorong mereka untuk maju tampil memimpin Bengkulu.
“Saya belum memastikan akan ikut serta dalam Pilkada atau tidak. Seperti kita ketahui, selain Pemilihan Gubernur (Pilgub), kita juga ada Pemilihan Bupati (Pilbup) di beberapa kabupaten, seperti warga pendukung saya di Muko-Muko, kemarin mereka sudah ada yang datang dan minta, saya ikut maju bursa Pilbup Muko-Muko, kemudian di Kepahiang juga saya sudah diminta,” kata Leny.
Leny sendiri tercatat pernah mengikuti kompetisi politik di Kepahiang sebagai calon bupati dan di Kota Bengkulu sebagai calon walikota. Kedua kontestasi politik itu ia lakoni setelah mendulang suara yang cukup besar dalam pemilu legislatif 2009 di Kota Bengkulu. Pada pemilu legislatif 2014 yang lalu, Leny bahkan menembus angka 7 besar peraih suara tertinggi se Provinsi Bengkulu.
“Kalau yang kita lihat DPR RI saja masih terbelah, malahan ada DPR tandingan antara KIH dan KMP. Kalau terus begini, bagaimana Pilkada mau berjalan. Kemudian Perppunya juga belum dibahas. Meskipun saya saat ini masih menunggu, tapi sudah banyak kandidat calon kepala daerah yang melobi mengajak berpasangan dengan saya. Tapi belum ada yang final saya terima ajakan tersebut, namun sifatnya saya ini fleksibel, bisa saja saat pendaftaran nanti saya akan maju menjadi calon kepala daerah, entah Pilbup ataupun Pilgub,” paparnya.
Disisi lain, Irjen Pol (Purn) Sudirman Ail, pada pekan lalu telah melakukan konsolidasi dengan sejumlah kader dan simpatisannya ketika bertarung dalam Pilgub 2010 yang lalu. Sudirman Ail digadang-gadang sebagai kandidat Pilgub alternatif mengingat perannya dalam pemenangan Presiden Jokowi-JK tidak bisa dinilai enteng. Sejumlah kritik terhadap kepemimpinan yang sekarang secara terbuka ia nyatakan.
“Bengkulu ini butuh pemimpin sinting. Terserah dia keturunan dari Batak, Palembang, Lampung atau dari mana saja, tapi yang jelas dia harus tahu tentang Bengkulu, dia harus merakyat. Cari yang benar-benar mau kerja. Jangan sudah 5 tahun memimpin Bengkulu lantas seakan menghilang bersama kekayaan yang dia angkut dari rakyat,” ujarnya.
Sejauh ini, sejumlah nama telah mencuat sebelumnya yang hampir dipastikan akan mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu. Mereka yakni Bupati Musirawas (Mura) Ridwan Mukti, Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi, Bupati Mukomuko Ichwan Yunus, Bupati Kepahiang Bando Amin dan Gubernur Bengkulu Junadi Hamsyah.
Diluar nama-nama tersebut mereka yang juga disebut-sebut layak untuk ikut bertarung adalah adalah Wakil Gubernur Bengkulu Sultan Baktiar Najamudin dan Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Dari nama-nama tersebut, Ridwan, Imron, Ichwan, Bando dan Junaidi telah melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat. (009)

  • IDHAM 21 November 2014 at 19:26

    KALAU SEMBAKO DAN AMPLOP MENJADI TOLAK UKUR UNTUK MEMILIH SEORANG GUBERNUR DAN WAKIL MAKA BENGKULU AKAN SULIT UNTUK MAJU.