Subuh, Sedan Timor Warga Jalan Gedang Masuk ke Jurang Tapak Jedah

CIMG0850[1]Sekitar pukul 04.00 WIB pagi (19/02/2013) sebuah sedang merek Timor BD 1072 PZ menghantam pembatas jalan setelah Jembatan Tapak Jedah.  Selanjutnya mobil meluncur masuk ke jurang sedalam 7 meter yang berada di kanan jalan.  Mobil berwarna hitam tersebut dikendarai Devi (27) dengan penumpang, rekannya Ucok.  Kedua pria yang berada di dalam mobil tidak mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

”Saya ngantuk. Kami baru pulang dari Bumi Ayu menuju km 6,5 dan melintasi Jalan Jenggalu.  Tidak tahu bagaimana kejadiannya, mobil tiba-tiba standing dan terbang melampaui pembatas jalan. Lalu mobil kami seakan melayang dan meluncur ke dalam jurang.  Kami bersyukur, di jurang itu tidak ada kayu atau batu. Dengan demikian, mobil tidak mengalami kerusakan parah.  Usai kejadian, saya menelepon keluarga CIMG0864dan memberitahu keadaan. Kami kemudian di jemput dan mobil kami tinggalkan,” ujar Devi, yang pukul 08.00 pagi tadi datang kembali ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi mobilnya yang sudah dikerek oleh Dinas Perhubungan dan Kominfo  Kota Bengkulu.

Devi mengaku, pagi itu ia menghubungi adik angkatnya, Hendri Wafrianto (20) menyampaikan dirinya kecelakaan di Jembatan Tapak Jedah.   Hendri 7.30 datang.  ”Sepulang dari lokasi ini saya langsung tidur,” ujarnya.

Mobil Sedang Timor tersebut kemudian ditarik/diderek dengan mobil LLAJ sekitar  pukul  7.30 WIB.  Sesampai di bahu jalan, mobil tidak langsung diturunkan ke jalan.  Mobil tersebut, masih dibiarkan tergantung di sisi tebing jurang dengan bagian bamper belakang mobil disangkutkan ke tongak pembatas jalan.

mobil Timor masuk ke jurang sedalam 7 meter
mobil Timor masuk ke jurang sedalam 7 meter

Kasi LLAJ Dinas Perhubkominfo Kota Bengkulu, Mardi Kusuma, S.Sos menegaskan bahwa,  ”Benar kami yang menderek. Namun mobil tidak kami derek hingga ke pinggir, karena pemilik mobil harus memperbaiki pembatas jalan yang rusak setelah mereka tabrak. Kalau sudah diperbaiki, mereka baru kami persilahkan membawa pulang mobilnya. Kami tidak mengenakan denada materi atas kerusakan yang terjadi pada pembatas jalan,” tegasnya

Sekitar jam 08.00 beberapa polisi  dipimpin Kasat Lantas Polres Bengkulu, Bayu C Prabowo juga tiba di lokasi.  Setelah melakukan identifikasi, aparat kepolisian kemudian meninggalkan lokasi kejadian.(**)