Stok Langka, Harga Ayam di Kota Bengkulu Naik Perlahan Capai Rp 36 Ribu/Kg

 

GINTA ARI WIJAYA/BE- Suprini (43) Penjual Daging Ayam di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Selasa (8/9).

BENGKULU, BE – Harga ayam potong di Kota Bengkulu yang sebelumnya seharga Rp 30 ribu per kilogram, kini berangsur naik. Penjual di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Selasa (8/9) menjual ayam potong Rp 35 ribu hingga 36/per kilogram.  Hal ini disebabkan minimnya stok ayam di Kota Bengkulu. Dampaknya, banyak penjual terpaksa mengambil pasokan ayam dari luar Kota Bengkulu.

“Sudah beberapa minggu ini stok ayam di Kota Bengkulu langka, kalaupun ada tapi ukurannya masih kecil,” ujar Salah Seorang Penjual Ayam Potong di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Suprini (43), kepada BE, Selasa (8/9).

Kenaikan harga ayam secara berangsur telah berlangsung sejak semingu lalu. Setiap harinya harga ayam terus meningkat sebesar 3,2 persen dari harga sebelumnya.

Naiknya harga ayam ini, disebabkan minimnya stok ayam di Kota Bengkulu. Sehingga para penjual ayam banyak mengambil pasokan dari luar Kota Bengkulu, seperti Arga Makmur, Bengkulu Utara.

Selain itu, meningkatnya jumlah permintaan masyarakat juga menjadi salah satu penyebab harga ayam secara perlahan naik.

Suprini mengatakan, pembeli ayam potong dalam beberapa minggu terakhir meningkat pesat. Jika sebelumnya ayam yang Ia tawarkan dipasar sejak pukul 05.00 WIB, habis terjual sampai pukul 16.00 WIB. Kini hanya butuh waktu hingga pukul 13.00 WIB untuk menghabiskan dagangan ayamnya.

Walaupun tetap ramai pembeli, Suprini mengaku, keuntungan yang ia dapatkan kini menurun. Harga yang tinggi dari pemasok ayam membuatnya harus mengurangi keuntungan yang ia ambil.

“Kita kan menggunakan persentase harga dari pemasok, ketika harga dari pemasok tinggi, terpaksa kita harus mengurangi keuntungan yang diambil,” tambah Suprini. (Mg4)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*