Stok Darah Kosong

BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu kosong selama pandemi virus Covid-19. Hal ini disebabkan karena tidak ada orang yang mau melakukan donor darah.

“Stok darah kita turun. Saya kira ada pandemi seperti ini orang mau donor juga takut. Sebetulnya tidak perlu takut karena pelayanan kita menerapkan protokol kesehatan,” kata Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu, Joni Saputra, kemarin (20/6).

Ia mengatakan, sebelum masa pandemi Covid-19, UTD PMI RSUD M Yunus Bengkulu mampu mengumpulkan 1.700 kantong darah perbulan. Namun, setelah pandemi ini, jumlah pendonor minim.

“Kalau tidak masa pandemi seperti sekarang, setiap bulan itu bisa mencapai 1.700 kantong sebulan. Namun sejak ada pandemi tidak ada sama sekali,” ujarnya.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh PMI untuk mengadakan stok darah. Salah satunya dengan berkeliling ke objek-objek keramaian, ke desa-desa, hingga ke perusahaan yang ada di Bengkulu.

“Kita besok akan cari pendonor pakai bus. Terus kita juga akan menyambangi perusahaan, dan ke desa-desa untuk mencari pendonor,” katanya.

Permintaan darah saat ini, menurutnya, tidak sebanding dengan jumlah donor darah. Setiap hari permintaan darah bisa mencapai 60 kantong.

“Sehari bisa 60 kantor permintaan darah,” jelasnya.

Maka dari itu, ia selalu mengimbau kepada para warga untuk tidak takut melakukan donor darah. Apalagi, dari petugas PMI sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan. Mulai dari masker, face shield, hingga alat pelindung diri yang lain.

“Pendonor juga sebelum melakukan donor harus diperiksa sesuai dengan protokol kesehatan. Mulai dari disemprot hingga di cek suhu. Kami mengimbau kepada warga untuk jangan takut donor darah,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga menjamin darah yang dikumpulkan dari pendonor dalam masa pandemi Covid-19 ini aman, sebab sebelum mengambil darah, PMI melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap calon pendonor untuk memastikan bebas dari Covid-19.

“Kita menjamin bagi masyarakat yang datang ke UTD PMI aman dan akan selalu menciptakan ketenangan dari penyebaran virus korona karena rutin disemprotkan cairan desinfektan,” tutupnya.(999)