Stok Beras Cukup 4 Bulan

Kepala Cabang Bulog Rejang Lebong, Muhammad Ade Saputra, saat menunjukkan stok beras di Gudang Bulog Cabang Rejang Lebong. Masyarakat diminta tak perlu khawatir akan ketersediaan beras karena stok beras di Bulog Rejang Lebong cukup untuk empat bulan ke depan.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Terkait dengan ketersediaan beras di Gudang Bulog Cabang Rejang Lebong, Kepala Cabang Bulog Rejang Lebong, Muhammad Ade Saputra mengungkapkan, saat ini stok beras di gudang Bulog Cabang Rejang Lebong sebanyak 1.000 ton.”Untuk saat ini stok beras yang kita miliki sebanyak 1.000 ton,” terang Ade saat dikonfirmasi Kamis (19/3) kemarin.

Dijelaskan Ade, stok beras milik Bulog Cabang Rejang Lebong sebanyak 1.000 ton tersebut dengan rincian sebanyak 550 ton sudah ada di Gudang Bulog Cabang Rejang Lebong yang ada di Jalur Dua Kelurahan Merigi Kabupaten Kepahiang. Sedangkan sisanya sebanyak 450 ton sedang dalam perjalanan.

Dengan adanya 1.000 ton beras yang ada di Bulog Cabang Rejang Lebong tersebut, Ade meminta masyarakat Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang untuk tidak perlu khawatir akan ketersedian beras serta tidak perlu melakukan penimbunan beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya seiring dengan merebaknya virus corona atau Covid-19 di tanah air.

Karena menurut Ade, pihaknya menjamin ketersediaan sejumlah Sembako terutama beras.”Dengan jumlah stok beras yang ada saat ini, maka cukup untuk kebutuhan selama empat bulan di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang, oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir,” pesan Ade.

Sementara itu, untuk sejumlah Sembako lainnya, menurut Ade juga stoknya masih aman seperti tepung terigu masih ada sebanyak 2 ton, kemudian minyak goreng masih ada sebanyak 2,7 ton, daging beku masih adanya sebanyak 2,1 ton, khusus daging beku pihaknya juga telah mengusulkan sebanyak 5 ton ke Bulog Bengkulu.

“Yang benar-benar kosong saat ini yaitu gula pasir, terakhir stok kita 500 Kg seminggu yang lalu, saat ini sudah habis,” paparnya.

Terkait dengan gula pasir sendiri, menurut Ade kemungkinan besar baru akan tersedia lagi pada pertengahan April nanti, karena pemerintah pusat baru saja mendatangkan gula mentah impor. Setelah dilakukan pengolahan untuk menjadi gula jadi, maka kemungkinan besar baru akan didistribusikan ke daerah pada pertengahan April mendatang.

Sementara itu, terkait dengan permintaan Sembako di Bulog Rejang Lebong pasca merebaknya kasus corona di tanah air, Ade mengaku dalam beberapa waktu terakhir belum ada peningkatan permintaan.

Hal tersebut, karena menurutnya pihaknya juga telah melakukan upaya antisipasi dengan melakukan operasi pasar di sejumlah titik, baik di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong maupun Kepahiang”Selain belum ada peningkatan permintaan, kita juga belum melakukan pembatasan untuk pembelian,” demikian Ade. (251)