Stok Beras Bulog Aman

Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah SAg MPd, kemarin melakukan inspeksi ke gudang Bulog untuk melihat stok beras. Dari Sidak itu didapati, stok beras masih dalam keadaan aman dan tidak terganggu. Namun disinyalir akan terjadi gangguan bila terjadi kenaikan BBM. Plt Gubernur menyatakan sampai dengan bulan Agustus nanti, stok beras untuk Provinsi Bengkulu masih aman. “Jadi tidaknya kenaikan BBM tidak akan berpengaruh kepada stok penyaluran beras, dan setelah dicek ke gudang Bulog, ternyata masih aman,” kata Junaidi di lokasi. Beras yang berada di gudang Bulog saat ini mencapai 11.407.789 ton, selain itu dalam beberapa waktu ke depan akan terjadi penambahan stok beras di gudang Bulog. Sebagaimana disampaikan Kasi Penyaluran Bulog Bengkulu, Tommy Despalingga.”Penambahan stok beras tadinya diperkirakan 3000 ton, namun saya dapat informasi akan dikirim 4000 ton lagi, sehingga menjadi 7000 ton,” tukasnya. Lebih lanjut dikatakannya, beras digudang Bulog sekarang masih merupakan beras impor yang berasal dari Thailand dan Vietnam. Distribusi beras rata-rata perbulan ialah 1900 ton untuk memenuhi kebutuhan se-Provinsi. Seperti yang diinformasikan Bulog, Provinsi Bengkulu pada tahun lalu pernah mencukupi kebutuhan beras dolog dari produk lokal yaitu beras dari Curup sebanyak 400 ton, sehingga tidak menutup kemungkinan Bengkulu bisa mencukupi kebutuhan sendiri pada tahun-tahun berikutnya. (cw3)