Stok Beras Aman Hingga Desember

ARGA MAKMUR, BE – Persediaan beras untuk masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara  dipastikan aman hingga akhir tahun ini. Kepala gudang Bulog  Kabupaten Bengkulu Utara , Dwi Cahyo menjelaskan untuk persediaan beras di 14 kecamatan se-Bengkulu Utara tetap terjaga, termasuk stok beras yang tersimpan di gudang Bulog sangat banyak karena kapasitas daya tampung gudang beras tersebut mencapai 1000 ton.

Untuk setiap kecamatan biasanya diambil satu kali dalam dua bulan yang sesuai dengan permintaan masyarakat di kecamatan itu. “Jika stok digudang sudah mencapai 500 ton maka kami selalu antisipasi untuk kesiapan dengan melaporkan ke provinsi Bengkulu untuk penambahan stok beras, sehingga dipastikan tidak akan kekurangan,” papar Dwi Cahyo.

Dijelaskannya, beras miskin  atau yang dikenal dengan raskin, ia mengatakan selalu ada pembaharuan data yang dilakukan tiga bulan sekali untuk mengetahui pendataan dan memastikan data agar tidak overlap. Ditambahkannya  sebagian masyarakat di kabupaten ini  sebagian besar sudah memasuki masa panen. Karena ketersediaan beras di gudang Bulog  Kabupaten BU  juga disalurkan untuk keutamaan kepentingan distribusi beras miskin (raskin) bagi warga kurang mampu.

Sementara untuk alokasi raskin tahun ini, Bulog belum nenentukan jumlah kuotanya, karena rumah tangga sasaran (RTS) diterima bulog dari data BPS. Sementara untuk tahun 2008 lalu pada bulan Januari hingga bulan Mei raskin yang sudah dikeluarkan sebanyak 320.970 ton disetiap bulannya. Sedangkan ditahun 2011 lalu pada bulan Juni hingga bulan Desember mencapai 337.785 ton per bulannya karena peningkatan ataupun pengurangan kuota berdasarkan dari Kuota yang telah ditentukan pusat.

Sementara untuk tahun 2012 ini menjadi 13 bulan karena ada kebijakan pemerintah untuk penambahan satu bulan, sehingga menjadi 13 bulan dengan total yang mencapai 4.307.130 kg dengan rincian bulan Januari hingga bulan Mei mencapai 21398 RTS dan bulan Juni hingga bulan Desember mencapai 22519 RTS. “Yang sudah direalisasikan sebanyak 3.078.690 kg pada bulan Januari hingga bulan Mei,” tandasnya.

Dipaparkannya, Bulog juga mengantisipasi kemungkinan munculnya spekulan dengan memperketat pengawasan dan pemantauan perkembangan distribusi beras bulog di tingkat penyalur dan pengecer. Dengan demikian penyaluran akan tepat sasaran. “Masyarakat untuk tidak cemas dengan persediaan beras diakhir tahun ini karena sudah mencukupi,” pungkasnya.(117)