Srikaton Usulkan Bangun Drainase

RUSAK : Jalan kabupaten link Desa Srikaton menuju Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng rusakan dan membutuhkan perbaikan, kemarin (10/1)
RUSAK : Jalan kabupaten link Desa Srikaton menuju Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng rusakan dan membutuhkan perbaikan, kemarin (10/1)

PONDOK KELAPA, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Desa (Pemdes) Srikaton Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengharapkan adanya perbaikan siring atau drainase di sepanjang jalan kabupaten di daerah tersebut.

Pasalnya, siring yang berada di sepanjang jalan lintas dari Desa Srikaton menuju Desa Srikaton tersebut sudah mengalami kerusakan sejak 2015 lalu.

“Siring di sepanjang jalan kabupaten di desa kami sebelumnya memang pernah dibangun. Akan tetapi, siring tersebut banyak mengalami kerusakan akibat terkena dampak pengerjaan peningkatan status jalan dari pengerasan menjadi aspal lapisan penetrasi (Lapen) pada tahun 2015. Meskipun proyek jalan telah tuntas, kerusakan siring tidak dilakukan perbaikan,” ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Srikaton, Tri Mulyanto, kemarin (10/1).

Akibat kerusakan siring itu, sambung Tri, tak sedikit warga yang menyampaikan keluhan. Salah satunya adalah luapan air yang masuk ke rumah warga.

“Secara keseluruhan, semua siring sudah rusak dan membuat aliran air saat musim hujan tidak mengalir lancar. Luapan air mengalir ke rumah-rumah warga,” jelasnya.

Menyikapi kondisi ini, Tri mengaku telah menyampaikan usulan ke pemerintah daerah (Pemda) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Seperti Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Banrenlitbang) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Benteng.

“Pada tahun 2016 dan tahun 2017 usulan sudah kita sampaikan. Karena belum ada tanggapan, usulan akan kita sampaikan kembali sampai akhirnya harapan kami dipenuhi,” imbuhnya.
Selain rehab siring, salah satu usulan prioritas di Desa Srikaton adalah perbaikan jalan sepanjang 2 kilometer menuju ke Desa Pekik Nyaring.

“Tak hanya siring yang rusak, aspal jalan pun sudah mulai terkelupas. Bahkan, di beberapa titik warga terpaksa menggunakan tepi jalan karena bagian tengah jalan mengalami kerusakan parah. Bisa dilihat sendiri, jalan akan dipenuhi genangan air ketika musim penghujan tiba,” bebernya.(135)