Sosialisasi Tekan Covid-19 Hingga ke Desa

ASRI/BE
SIAP: Kadis Kesehatan dan Bupati BS saat berangkat keliling BS Sosialisasi pencegahan Covid-19.

KOTA MANNA, BE – Untuk menekan penyebaran virus covid-19 di Bengkulu Selatan (BS). Pemda BS sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 19 Juli. Dinas Kesehatan BS menyambangi desa mensosialisasikan SE Nomor : 360/179/COVID-19/IV/2021 tentang PPKM tersebut hingga ke desa.

“Kami dengan Pak Bupati keliling hingga ke desa mensosialisasikan SE tersebut dan prokes covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan BS, Siswanto SSos MSi.

Dikatakan Siswanto, pelaksanaan sosialisasi tersebut digelar Senin (19/7). Saat sosialisasi dibentuk dua tim. Tim Bupati BS ke Kecamatan Kota Manna, Pino Raya, Pino, dan Ulu Manna. Sedangkan tim Kepala Dinas Kesehatan yakni Pasar Manna, Manna, Bunga Mas, Kedurang Ilir, Kedurang, Air Nipis dan Seginim. Sosialisasi dimulai dari pagi hari hingga sore hari.Dan tim kedua ke wilayah lainnya.

“Kami mengajak semu warga BS di 11 Kecamatan agar mematuhi SE tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan Siswanto, saat sosialisasi mereka mengajak warga selalu memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan dan rutin mencuci tangan pakai sabun. Kemudian sesuai dengan SE tersebut, tim menyampaikan larangan seluruh kegiatan yang berbentuk resepsi atau pesta pernikahan. Hanya diperbolehkan kegiatan akad atau ijab kabul.

Kemudian, pada saat akad nikah hanya dihadiri keluarga inti dan petugas penyelenggara pernikahan dengan kapasitas sebanyak 10 orang saja. Untuk pelaksanaan kegiatan area publik seperti fasilitas umum, taman umum, tempat wisata, karaoke dan tempat area publik lainnya ditutup untuk sementara waktu selama masa PPKM ini diberlakukan.

Begitu juga dengan kegiatan seni budaya dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan juga ditutup sementara waktu. Selain itu, kegiatan ibadah pada tempat ibadah dapat dilaksanakan dengan ketentuan sebesar 25 persen dari kapasitas tempat ibadah tersebut.

Lalu, kegiatan belajar mengajar atau tatap muka digelar secara online atau sistem daring. Selanjutnya, untuk sektor energi, kesehatan, keamanan, logistik, transportasi, makan dan minuman dan objek vital lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sehari tetap bekerja dan beroperasi seperti biasanya dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat. Dalam kesempatan tersebut, tim juga membagikan ratusan masker kepada warga BS yang ditemui di pinggir jalan.

“Saya berharap warga dapat mematuhinya,” harap Siswanto.

Adapun Bupati BS Gusnan Mulyadi SE MM mengatakan, saat sosialisasi menemui warga BS tersebut, dirinya melihat masih banyak warga BS yang tidak patuh dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Salah satunya tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Saya sedih, kesadaran warga memakai masker masih sangat rendah,” sesalnya.

Untuk itu, dirinya juga meminta pemerintahan desa atau kelurahan dalam terus aktif memaksimalkan mensosialisasikan prokes covid-19 ini. Sehingga ke depan warga BS semakin berkurang yang terpapar covid-19 dan BS kembali berada di zona hijau.

“Saya mengajak semuanya mari kita patuhi prokes covid-19 agar wabah tersebut sirna dari bumi sekundang setungguan ini,” ajak Bupati. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*