Sosialisasi Keselamatan Berkendara dan Aturan Lalu Lintas

Sat Lantas Polres Bengkulu Edukasi Anak TK

RIZKY/Bengkulu Ekspress. Anak-anak TK peserta pos anak pengenalan tentang rambu-rambu lalu lintas foto bersama dengan Kapolres Bengkulu dan Kasat Lantas Polres Bengkulu, Senin (16/4)
RIZKY/Bengkulu Ekspress. Anak-anak TK peserta pos anak pengenalan tentang rambu-rambu lalu lintas foto bersama dengan Kapolres Bengkulu dan Kasat Lantas Polres Bengkulu, Senin (16/4)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Memberikan edukasi tentang keselamatan dan aturan lalu lintas, Sat Lantas Polres Bengkulu, mengenalkan tentang rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak para siswa Taman Kanak-kanak (TK) Al Fatah, Senin (16/4) pagi. Tidak hanya pengenalan tentang rambu lalu lintas saja, anak-anak TK yang nampak antusias diberikan penjelasan tersebut, juga dikenalkan tentang tata cara menyeberang dan berkendara yang benar. Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SIK melalui Kasat Lantas, AKP Agis Arya Denawan SIK mengatakan, tujuan lain mengenalkan aturan lalu lintas kepada anak-anak TK agar kedepan mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Minimal, jika sudah dewasa nanti mereka tahu tata cara
berkendara yang baik.

Dari raut muka anak-anak TK yang mengenakan baju polisi dan baju olahraga tersebut sangat terlihat mereka menikmati edukasi lalu lintas yang diberikan Sat Lantas Polres Bengkulu. Sat Lantas Polres Bengkulus sengaja membangun taman berlalu lintas mini yang isinya rambu-rambu lalu lintas, tempat penyebrangan jalan, lengkap dengan kendaraannya. Nantinya anak-anak TK tersebut secara bergantian membawa kendaraan mainan, baik itu mobil atau sepeda motor. Diakhir kegiatan, anak-anak TK bertambah girang lantaran mereka mendapatkan bingkisan berupa snack dan pin pertanda telah mengikuti edukasi lalu lintas di Polres Bengkulu dari Kapolres Bengkulu.

“Kita berharap setelah dari sini mereka bisa menceritakan kepada orang tua pengalaman yang didapatkan dari kegiatan yang sudah kita lakukan di halaman Mapolres Bengkulu ini,” ujar Kasat Lantas.

Banyaknya usia produktif atau pelajar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kota Bengkulu juga mendasari Sat Lantas memberikan edukasi sejak dini. Rata-rata penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar karena kurangnya kesadaran tertib berlalu lintas.

“Untuk kasus laka di Kota Bengkulu usia produktif masih mendominasi. Pada umumnya karena mereka kurang tertib belalu lintas. Itulah kenapa sejak dini kita perkenalkan mereka cara berkendara dan berlalu lintas yang benar,” imbuh Kasat Lantas.

Kedepan, Sat Lantas Polres Bengkulu juga akan memberikan edukasi berlalu lintas kepada pelajar di Kota Bengkulu. Tetapi edukasi tidak hanya diberikan kepada pelajar saja, guru juga akan diberikan edukasi dengan tujuan guru bisa melarang anak didiknya membawa kendaraan ke sekolah.

“Tujuannya agar guru bisa memberikan larangan jika orang tua masih menginginkan anaknya membawa kendaraan ke sekolah,” pungkas Kasat Lantas. (167)