Sopir Truk Masih Diperiksa Intensif

KARANG TINGGI, BE– Jhon Kanedi (40) sopir truk batu bara , yang pada hari Kamis (6/12) kemarin melindas pengendara sepeda motor, Andi Asdar (43) warga Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu hingga tewas saat ini diperiksa intensif di Polres BU. Sopir yang juga warga Air Palik, Bengkulu Utara ini diperiksa sebagai saksi atas kejadian naas itu.Kasat Lantas Polres BU AKP Purwanto mengatakan sopir truk diperiksa untuk dimintai keterangan seputar kejadian yang menewaskan karyawan perusahaan penambangan PT Bengkulu Mandiri itu. Kesaksian Jhon untuk mengetahui kejelasan kejadian kecelakaan. “Sopirnya diperiksa sebagai saksi untuk memberi keterangan atas kecelakaan itu,” ujar Purwanto.

Dijelaskannya, status sopir masih sebagai saksi dalam peristiwa yang terjadi di Desa Dusun Baru II, Karang Tinggi, pukul 09.00 WIB itu. Terkait pengembangan kasus ini, polisi tak ingin mengira-ngira, karena saat ini tengah dilakukan pemeriksaan. “Saya tidak mau mengira-ngira kemana ujungnya, tetapi saat ini masih diminta keterangan. Kalau soal damai itu bukan urusan saya, itu urusan mereka,” kata Purwanto.
Barang bukti truk kini masih ditahan di Polsek Karang Tinggi, karena masih sulit dibawa ke Polres BU.

“Truk dititipkan saja di Polsek Karang Tinggi, sulit bawanya ke Polres (Polres BU),” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Bengkulu-Curup Km 26 itu melibatkan truk BB kepunyaan SG melindas pengendara motor Yamaha MX yang ditumpangi Andi Asdar pada Kamis pagi. Andi diketahui sudah tewas di lokasi usai Yamah Jupiter MX miliknya terseret di bawah kolong truk itu. Andi tewas setelah diketahui perut korban sudah dalamn keadaan robek diduga terkena benda tajam saat berada di bawah truk. Akibatnya nyawa Andi tidak bisa tertolong lagi. (122)