Sopir Protes Travel Ilegal

TAIS, BE – Belasan orang sopir angkutan perdesaan trayek Tais-Kota Bengkulu kemarin berkumpul di Jalan Merdeka Raya Kelurahan Pasar Tais, ibukota Kabupaten Seluma, Tais. Para sopir sengaja berkumpul dengan menjejerkan mobil angdes mereka di tengah jalan sekitar 15 menit, sebagai bentuk protes atas menjamurnya mobil angkutan travel ilegal yang merebut rezeki angdes. Salah seorang sopir angdes, Mansur Lubis (38) menuturkan, akhir-akhir ini penumpang angdes menjadi turun drastis. Penyebabnya, dirinya dan sopir lainnya memastikan karena makin bertambahnya mobil travel yang mengambil penumpang di sepanjang jalan. Sementara, travel yang menjamur dengan jumlah puluhan unit yang melintas setiap hari itu sebagian besar dipastikan ilegal. ”Kami tahu, travel yang resmi itu cuma sedikit. Tapi, kenyataannya setiap hari begitu banyak mobil travel. Bahkan sebagian mobil travel bernomor plat polisi seri B Jakarta. Tidak mungkin travel yang ada di Seluma ini pakai plat B,” ungkap Mansur Lubis mengluhkan. Lebih lanjut, dikatakan Mansur, dirinya dan rekan-rekannya berharap banyak kepada pemerintah melalui instansi terkait agar melakukan penertiban travel tersebut. Karena menurutnya, para sopir angdes bekerja mengangkut penumpang tidak dengan cara ilegal, tapi malah lahan pekerjaannya itu dirampas oleh aktivitas yang ilegal. ”Kalau mereka itu resmi, kami tidak akan protes. Masa kami yang resmi, mereka yang ilegal, tapi mereka yang berjaya. Harus pemerintah dapat memperhatikan nasib kami in,: ujarnya diamini belasan sopir angdes lainnya. (444)