Soal Mobnas Pajero Waka DPRD Seluma, Polres Tunggu LHP BPK

Mobil dinas Waka DPRD Seluma yang rusak akibat kecelakaan. Namun bukan hanya rusak, seluruh onderdilnya hilang termasuk jok mobil.

TAIS, bengkuluekspress.com – Polres Seluma akan memproses temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu, jika terbukti ada temuan dalam pengelolaan kendaran dinas jenis Mitsubishi Pajero Sport yang ada di Sekretariat DPRD Seluma yang mengalami kerusakan dan onderdil hilang.

Kapolres Seluma Polda Bengkulu, AKBP. Swittanto Prasetyo mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan atau audit BPK RI tersebut. Silakan saja internal sekretariat DPRD Seluma menyelesaikan terlebih dahulu. Jika tak terselesaikan, maka pihaknya akan langsung bekerja sesuai dengan hasil temuan BPK RI Perwakilan Bengkulu tersebut.

“Kalau sekarang kami belum berbuat. Dasar kita untuk memproses aset ini ya audit BPK tersebut. Jadi kita tunggu dulu seperti apa hasil audit BPK itu nanti,” jelas Swittanto, Selasa (22/9).

Dijelaskan Kapolres Seluma, bukan hanya Mobnas yang menjadi sorotan atau akan diproses pihaknya. Namun semua aset milik Pemkab Seluma yang telah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Bengkulu tersebut.

“Prinsipnya kita ke depankan pengembalian aset atau recovery aset. Jika memang hasil audit BPK itu nanti ada temuan,” ujar Swittanto.

Lanjut Swittanto, terkait Mobnas Mitsubishi Pajero Sport milik mantan Waka II DPRD Seluma yang diketahui banyak onderdil yang hilang, Kapolres menanggapi pihaknya belum dapat memprosesnya. Namun jika dari hasil audit BPK RI Perwakilan Bengkulu memang terdapat temuan, maka pihaknya siap untuk memprosesnya.

“Prosesnya tergantung dari hasil audit BPK itu nanti. Yang jelas kami Polres Seluma siap memprosesnya jika memang terdapat temuan,” sampainya.

Untuk diketahui, saat ini Tim BPK RI Perwakilan Bengkulu masih melakukan audit terhadap aset milik Pemkab Seluma yang tersebar di semua OPD yang ada. Hasil pemeriksaan atau audit ini nanti akan disampaikan ke Pemkab Seluma, jika terdapat temuan, maka pemegang aset harus menindaklanjuti sesuai dengan petunjuk yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Bengkulu tersebut. (jef)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*