SMPN 10 Dibobol Maling

BUNGA MAS, BE – Kasus pencurian di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan (BS) semakin mengganas. Setelah sebelumnya 5 rumah di kecamatan Kota manna tiga hari lalu di bobol maling dan pelakunya belum terungkap. Kali ini peristiwa serupa dialami SMPN 10 BS yang berada di Desa Talang Randai Kecamatan Bunga Mas. Maling menggasak semua peralatan sekolah di sekolah itu. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Manna untuk ditindak lanjuti.

Menurut Yamin (46) salah seorang guru SMPN 10 kejadian pencurian itu terjadi pada Kamis malam kemarin. Pasalnya pada Kamis sore sebelumnya semua peralatan yang tersimpan di ruang guru itu masih ada.

Namun ketika Jumat pagi para guru masuk kantor, ternyata peralatan itu sudah tidak ada lagi. Mendapati hal itu, para guru melakukan pemeriksaan. Peralatan sekolah yang hilang terdiri dariĀ  2 unit amplifayer, 2 unit infokus, 1 unit VCD Mitochiba, 1 unit CD Room,1 unit printer Cannon dan 1 unit HP. Akibat dari aksi pencurian itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta.”Barang-barang elektronik yang jadi sasaran pencuri. Padahal peralatan itu dipergunakan untuk belajar mengajar,” kata Yamin.

Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo SIK MH melalui Kapolsek Manna Ipda M Indra Parameswara yang didampingi oleh Kanit Reskrim Bripka Suizman membenarkan adanya laporan kejadian itu. Polisi sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti yang diperlukan untuk mengungkap pelaku. Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku berjumlah lebih dari dua orang.”Pelaku masuk ke ruangan guru dengan cara merusakĀ  jendela kantor bagian belakang dengan mencongkel kunci jendela itu,” terangnya.(369)