SMPN 1 Gelar Pentas Seni Bhineka Tunggal Ika

Musik Perkusi salah satu pertunjukan yang ditampilkan pelajar SMPN 1 Kota Bengkulu dalam ajang Pentas Seni Bhineka Tunggal Ika, kemarin (19/2).
Musik Perkusi salah satu pertunjukan yang ditampilkan pelajar SMPN 1 Kota Bengkulu dalam ajang Pentas Seni Bhineka Tunggal Ika, kemarin (19/2).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kota Bengkulu, mengadakan pagelaran pentas seni siswa kelas IX. Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Dra Rosmayetti MM, itu ajang pengambilan nilai ujian praktik mata pelajaran seni dan budaya bagi siswa-siswi kelas 9.
Kadis Dikbud Rosmayetti sangat mengapresiasi pelaksanaan Pensi di SMPN 1. Terlebih walau dalam kondisi hujan para peserta tetap bersemangat menampilkan pertunjukannya. Dikatakannya, pagelaran seni dan budaya sebagai salah satu syarat yang harus diikuti siswa/siswi dan merupakan syarat dalam mengambil nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) nantinya.

Pemkot, kata Rosmayetti, mendukung dan memajukan sekolah yang telah berprestasi naional hingga internasional tanpa meragukan kerjasama semua pihak dan orang tua.

“Dengan pentas seni ini, Insya Allah anak hebat kota bisa mengukir prestasi seni budaya sehingga bisa mewujudkan jati diri yang handal dan hebat. Teruslah berlatih dan giat belajar dan berkomitmen diri supaya siap maju dan berprestasi, ” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 1 Kota Bengkulu Bujang HR menegaskan, orang tua selalu berkomitmen mendukung semua program sekolah demi kemajuan siswa/siswinya. Ia mengharapkan dengan dukungan semua pihak, maka kegiatan yang dilakukan sekolah dapat berjalan dengan lancar, siswa kian berprestasi.

Disisi lain kepala SMPN 1 Kota Bengkulu Idiarman MPd mengucapkan rasa syukur. Wali murid dari 247 siswa kelas 9 dapat hadir dan menyaksikan pagelaran seni hasil karya anak-anaknya. Pagelaran seni dilaksanakan selama dua hari, hari pertama menampilkan empat kelas begitu juga dihari kedua. Pentas seni itu hasil karya siswa, cerita tari, sinopsis. Sebelum pagelaran ini, mereka sangat disibukkan dengan latihan-latihan.

“Dalam persiapan ini, anak anak disibukkan dalam latihan yang dirancang sejak masuk kelas 9, mereka ini membuat kreasi sendiri yang diinginkan oleh kelompok yang dibentuknya. tidak gampang dalam menciptakan itu semua, karena tidak semua memiliki jiwa seni,” katanya.

Keberagaman/perbedaan budaya latar belakang budaya siswa/siswi yang masuk ke sekolah ini seperti dari etnis tionghoa, serawai dan banyak lagi. Keberagaman itu mengajarkan pada siswa/siswi untuk saling mengingatkan, perbedaan untuk mempersatukan satu dengan lainnya.

Guru Pembimbing Seni Budaya SMPN 1 Dewita SPd menuturan, seni yang indah membentuk, serta mmbiasakan diri anak berperilaku baik, dan bermuara pada karakter dan berkepribadian.

Diakui dalam proses pembelajaran tidak langsung jadi,banyak lika liku yang dirsakan dalam pendidikan sangat banyak. Pelajaran seni memberikan beberapa pesan baik seni musik maupun tari, dicontohkanya ketukan, satu pukulan tidak sama akan berpengaruh dalam nuansa, maka disiplin, tanggung jawab dan menghargai inilah yang dibentuk melalui seni.

Dalam pentas seni kemarin (19/2), ditampilkan berneka ragamnya budaya serta mewujudkan era milenia dengan mengekspresikan diri melalui kreatifitas seni pertunjukan sebagai nilai budaya daerah, demi terwujudnya rasa karsa demi terwujudnya Bhineka Tunggal Ika menuju generasi emas 2020, menjadi salah satu tema yang diusung dalam pagelaran seni tahun pelajaran 2017/2018. Pertunjukan yang ditampilkan mulai dari menari, puisi, drama dan lainnya. (247)