SMP Terbuka Harumkan Nama Bengkulu

sertifikat penghargaan
1. Ist/Bengkulu Ekspress
Muhammad (sebelah kanan memegang medali dan sertifikat penghargaan) bersama guru pendamping berfoto bersama.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Siswa kelas IX SMPN 6 Terbuka Kota Bengkulu, Muhammad Labieb Al-Faaris, berhasil mengharumkan nama Bengkulu dikancah nasional. Dia berhasil menyumbang medali Perunggu bagi Provinsi Bengkulu diajang lomba senam artistic nasional yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 Juli 2018. Imam pun menerima medali perunggu yang diraihnya dari Walikota Surabaya, Risma.

Muhammad Labieb kepada Bengkulu Ekspress  menuturkan, ”Saya berharap pemerintah daerah memberikan dukungan untuk ajang popnas tahun depan.”  Muhammad Labieb menjelaskan, prestasinya itu tak banyak diketahui orang. Sebelumnya ia juga telah menorehkan beberapa prestasi tingkat nasional, diantaranya pernah mencetak prestasi juara 2 O2SN tahun 2014, harapan 1 Popnas di Semarang.

Diceritakan Muhammad Labieb AlFaaris, sebelum masuk ke SMP Terbuka, ia tercatat sebagai pelajar di sekolah reguler di Kota Bengkulu. Karena kesibukan dalam berlatih dalam persiapan Kejurnas di Surabaya tersebut, menyebabkan pelajarannya tertinggal. Kondisi itu sudah dijelaskan pada kepala sekolah, namun tidak mau diterima guru mata pelajaran. Kedua orang tuanya pun kerap dipanggil ke sekolah dan mendapat teguran. Alhasil Muhammad Labieb tinggal kelas.

“Ibu saya kerap dipanggil dan saya dikatakan anak nakal, karena jarang masuk sekolah. Padahal saya berlatih untuk mengharumkan nama Bengkulu dan mendapat restu kepala sekolah yang lama,” cetusnya.

Tidak naik kelas menjadi lecutan bagi Muhammad Labieb dan keluarga. Ia pun kemudian mencari sekolah yang bisa mendukung prestasi yang diperolehnya hingga akhirnya pindah ke SMP Terbuka Gading Cempaka.  ”Di sekolah ini saya hanya masuk tiga kali dalam seminggu yaitu Rabu, Jumat dan Sabtu. Sementara sisanya saya gunakan untuk latihan bersama guru pembimbing,” katanya.

Ia berharap prestasi yang diperolehnya memberikan motivasi pada siswa/siswi sekolah terbuka untuk terus mewujudkan mimpi. Saya berharap sekolah dan pemerintah daerah memberikan suport sehingga bisa mengharumkan daerah Bumi Rafflesia kembali.  Kepala SMPN 6 Kota Bengkulu yang juga kepala SMP Terbuka Damri MPd sangat mengapresiasi prestasi yang diraih siswanya yang sekolah di SMP terbuka.

“Alhamdulillah, memang ada siswa kita yang baru-baru ini meraih prestasi di Kerjunas Senam dan kita telah memberikan rewad pada anak bersangkutan,” katanya.

Dikatakan Damri, Sekolah Terbuka bukanlah diisi orang-orang yang putus sekolah semata, melainkan siswa/siswi yang memiliki potensi luar biasa, namun terkendala dengan waktu belajar. Selain bidang akademik, mereka diberikan pendidikan kecakapan hidup.  “Di sekolah ini selain akademik, pelajar dibimbing keterampilan, sehingga begitu lulus bisa langsung bekerja,” tukasnya. (247)