SMKN 1 Kota Bengkulu Gelar Tadarus Alquran Massal

RIO-MUROQAZ AL QURAN SMKN 1 (1)
RIO/Bengkulu Ekspress
MENDULANG PAHALA: Siswa-Siswi SMKN 1 Kota Bengkulu khusuk membaca Al-Quran dalam kegiatan Muroqaz Alquran (tadarusan) agenda Bulan Ramadan 1439 H, Senin (21/5).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Ratusan siswa/siswi SMKN 1 Kota Bengkulu, melaksanakan Muroqaz Alquran atau tadarusan Alquran secara massal pada awal Ramadan. Tadarusan yang dilaksaakan di Masjid Ar-Raudah SMKN 1 Kota Bengkulu, kemarin (21/5/2018) ini, bertujuan untuk membumikan Aquran dikalangan siswa. Sekaligus untuk memberantas buta aksara membaca Alquran.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu Drs H Bustasar MS MPd, agenda rutin yang dilaksanakan pada bulan ramadan. Dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daud Abdullah, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Provinsi Bengkulu Tusman Haidi SSos dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Drs. Bustasar MS MPd mengungkapkan, kegembiraan yang luar biasa dan bangga atas terselenggaranya kegiatan khataman tadarus Alquran di SMKN 1.Pada kesempatan itu, ia memberikan bantuan Alquran, serta buku bernuansa ibadah. Ia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya ditingkatkan di madrasah dibawah jajaran kementerian agama, tapi pendidikan agama juga menjadi tanggung jawab di sekolah umum di bawah Dinas Dikbud.

“Kedepan kegiatan ini harus terus dikembangkan. Dengan begitu siswa/siswi dapat mempelajari dan mendapatkan nasihat dari isi kandungan alquran dengan begitu membumikan alquran dapat terwujud,” katanya.

Bustasar sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan guru dan kepala sekolah, karena tidak semua sekolah yang bisa membangun masjid dan siswa/siswinya cinta Alquran.

 “Siswanya taat, gurunya taat, luar biasa Prestasi tidak datang sendirian, tapi dijemput dengan cara pelatihan, belajar dengan tekun dan selaku melibatkan Allah. Jika kita dekat dengan allah, apapun yang diminta akan dikabulkan,” pesannya.

Hal yang sama diungkapkan sekretaris Dispendikbud Provinsi Bengkulu Daud Abdullah. Dia menegaskan, pendidikan di sekolah umum tidak hanya pada akademik. Pendidikan agama harus diterapkan sehingga terbentuk siswa/siswi berkarakter.  “Berharap kedepan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan semaksimal mungkin,” katanya.

Ia juga mengapresiasi prestasi siswa SMKN 1 Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, walau sekolah umum namun ada siswa yang hafis Quran. Ia menyarankan agar siswa/siswi tersebut diberikan kesempatan dan Dikbud siap memfasilitasi untuk bisa bekerjasama dengan universitas di Mesir.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu Evriza MPd menuturkan, kegiatan tadarus massal atau murokas quran sudah menjadi tradisi di sekolahnya, yang dilakukan setiap ramadan. Tadarus massal ini merupakan kali ke-4 dengan tema membumikan Alquran.

Pada pelaksanaan Tadarus massal yang akan berlangsung selama tiga hari itu bertujuan untuk menggalakkan siswa/siswi cinta terhadap alquran. Pelaksanaan tadarus tahun ini beda, sebanyak 900 an pelajar dibagi menjadi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri 30 orang, satu siswa dapat kewajiban membaca sebanyak 1 juz.  “Tadarus ini bukan hanya siswa saja, tetapi guru juga membentuk kelompok yang sama,” katanya.

Tidak berhenti disana, siswa/siswi yang belum bisa membaca Alquran dengan lancar pun harus dekat dengan Alquran. Caranya belajar Iqra. Sebanyak 30 tutor yang telah dilatih akan mengajarkan masing masing siswa yang belum lancar membaca Alquran. Satu tutor akan mengajarkan pada 5 siswa. Dengan cara ini, sekolah membantu pemerintah dalam memberantas bebas buta aksara Alquran.   “Baca quran bukan lagi disuruh, tapi membudayakan siswa cinta Alquran,” tandasnya. (247)