SMK Agro Maritim Bentuk Siswa Jadi Entrepreneur

Istimewa/BE
KREATIF: Siswa SMK Agro Maritim di Jalan Adam Malik di Komplek Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu sedang praktek membuat sirup kalamansi.

 

BENGKULU, BE– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Agro Maritim Kota Bengkulu diharapkan bisa menjadi seorang entrepreneur. Sekolah mendidik siswa dengan optimal, baik dari segi praktek maupun marketing produk.
“Kami selalu mengedepankan kualitas dari siswa yang kami didik, diharapkan nanti saat lulus mereka bisa siap kerja dan menjadi pengusaha karena sudah dididik dengan baik disini, ” ujar Kepala sekolah SMK Agro Maritim Kota Bengkulu Diah Azhari, M.Agr, kepada BE, Kamis (22/10).
SMK Agro Maritim di Jalan Adam Malik di komplek Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu. SMK Agro Maritim terbentuk sejak 2018. Awal, pengelolaan sekolah ini untuk menjadi laboratorium penelitian Fakultas Pertanian UMB. Namun seiring berjalan waktu pengelolaan sekolah dikembalikan ke yayasan. “Namun seiring berjalannya waktu pengelolaan di kembalikan kepada Majelis Dikdasmen Muhammadiyah sebagai induk yayasan, ” ujar Diah.
SMK Agro Maritim memiki 2 jurusan yaitu Agribisnis pengelolaan hasil pertanian dan Maritim pengelolaan hasil perikanan. Sekolah ini memiliki 82 siswa. Terdiri dari 19 siswa kelas 1, 31 siswa kelas 2 dan 33 siswa kelas 3. Untuk siswa kelas 3 adalah seluruhnya siswa yang masuk SMK Agro Maritim melalui jalur undangan.
Lalu untuk kelas 2 ada sebagian yang jalur undangan dan sebagian jalur umum. Untuk kelas 1 seluruhnya murni jalur umum. “Di SMK Agro Maritim ada siswa yang masuk jalur undangan karena prestasi dan ada juga yang jalur umum mendaftar biasa” tambah Diah.


Diah menuturkan untuk kegiatan belajar mengajar di SMK Agro Maritim di masa Pandemi Covid-19 dilakukan secara semi online. Ada sebagian mata pelajaran bisa di lakukan dengan sekolah online dan ada juga yang tidak bisa dilukan secara online yaitu kegiatann praktikum.
Siswa-siswi di SMK Agro Maritim di jurusan Agribisnis tetap melakukan kegiatan praktikum di masa Pandemi Covi-19 ini dengan membuat produk makanan seperti sirup Jeruk Kalamansi, Bakpau Frozen, Permen Susu Jeruk Kalamansi.
Lalu untuk jurusan Maritim siswanya praktikum membuat olahan makanana seperti Nugget Ikan Tuna dan Pempek Ikan Patin. Produk ini nanti di jual kepada masyarakat, mahasiswa dan dosen di lingkungan Kampus 4 UMB.
“Kami praktek membuat olahan makanan untuk di jual ke masyarakat, kakak-kakak mahasiswa dan juga ke bapak ibu dosen di UMB” ujar Meksi Uchi Fitri (17) siswa kelas 3 Jurusan Agribisnis.
Disisi lain, siswa-siswi di SMK Agro Maritim juga mendapat bekal keagamaan melalui kegiatan tahfidz, tahsin dan muhadaharah. Sehingga tidak hanya kemampuan pengolahan dan marketing produk saja yang dimiliki siswa tetapi juga pengetahuan keagamaan siswa juga bisa di tingkatkan.
“Melalui kegiatan tahsin, tahfidz dan muhadharah ini diharapkan siswa bisa mendapat pemahamaan keagamaan agar bisa selalu dekat dengan Allah SWT, ” ujar Satria (21) selaku pembina kegiatan tahsin, tahfidz dan muhadharah.(Mg1)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*