SMAN 4 Kota Bengkulu Telah Siapkan Prokes untuk Belajar Tatap Muka

BENGKULU BE – SMA Negeri 4 Kota Bengkulu, telah menyiapkan sistem protokol kesehatan (prokes). Untuk menyambut pembelajaran tatap muka, yang wacananya digelar awal Februari mendatang.

“Secara kelembagaan satuan pendidikan sudah mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan untuk persiapan belajar tatap muka, tetapi kita masih menunggu regulasi pemerintah melalui Disdikbud,” ungkap Kepala SMAN 4 Kota Bengkulu Basuki Dwiyanto.

Regulasi ini ini penting dan dinantikan sejumlah sekolah yang menjadi acuan satuan pendidikan dalam pembelajaran tatap muka. Mengenai persiapan sekolah, Basuki menegaskan dirinya telah merancang persiapan prokes, antara lain menyiapkan tempat cuci tangan di setiap kelas pada bagian pintu masuk sekolah, menyiapkan hand sanitizer guna menyemprot ruangan, pengukur suhu tubuh dan masker.

“Penyiapan cuci tangan ini sudah menjadi program pengembangan sekolah sehat dan hijau sebelum covid-19 melanda,” bebernya.

Untuk itu, satuan pendidikan yang ia pimpin sudah sangat siap divisitasi oleh tim satgas covid-19, untuk melihat langsung persiapan sarana dan prasarana prokes.

“Kami sudah berusaha menyiapkan prokes dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan Standart Nasional di masa pandemi covid 19 ini,” katanya.

Dia berharap, dengan visitasi rencana pembelajaran tatap muka segera terbit izin untuk kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

”Kami berharap semoga pembelajaran tatap muka bisa segera terlaksana. Tentunya dengan tetap mamatuhi protokol kesehatan,” pintanya

Saat ini SMAN 4 sudah menerapkan siswa berkunjung ke sekolah setiap minggu genap. Siswa boleh ke sekolah untuk mengumpulkan tugas yang diberikan guru. Metode ini dilakukan untuk meringankan siswa bertemu guru di sekolah. Basuki juga menegaskan, setiap memasuki sekolah wajib mengenakan masker dan mengajak bersama mencegah penularan covid 19, terutama cluster sekolah.

“Hal terpenting tetap melaksanakan 3M, yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak,” imbuhnya.

Kedepan, secara teknis harus benar benar diperhatikan pelaksanaan prokes secara ketat. Prokes yang ada baik bagi siswa maupun pihak sekolah itu sendiri. Untuk pelaksanaan kegiatan tatap muka dimasa pandemi covid 19, sekolah perlu aktif berkomunikasi dengan orang tua dan keluarga siswa. Jangan sampai di sekolah siswa sudah patuh dengan protokol kesehatan, tetapi di rumah ternyata diabaikan. (247)

 

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*