SMAN 1 Bengkulu Selatan Gelar DTCSC

BUKA: Staf ahli Gubernur mewakili Gubenur Bengkulu membuka DTCSC SMAN 1 BS dengan didampingi Perwakilan dinas Dikbud Provinsi, Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Kadis Dikbud BS dan Kepala SMAN 1 Bengkulu Selatan, Rabu (24/1) di SMAN 1 Bengkulu Selatan.
BUKA: Staf ahli Gubernur mewakili Gubenur Bengkulu membuka DTCSC SMAN 1 BS dengan didampingi Perwakilan dinas Dikbud Provinsi, Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Kadis Dikbud BS dan Kepala SMAN 1 Bengkulu Selatan, Rabu (24/1) di SMAN 1 Bengkulu Selatan.

PASAR MANNA, Bengkulu Ekspress – Dalam rangka ulang tahun ke-54, SMAN 1 Bengkulu Selatan menggelar Duayu Top Cyber School Championship (DTCSC). Pada DTVCSC digelar berbagai perlombaan.

“Mulai hari ini (kemarin red) kami menggelar DTCSC yang diisi berbagai kegiatan lomba dalam rangka HUT SMAN 1 BS ke 54,” kata Kepala SMAN 1 Bengkulu Selatan, Muhardin MPd.

Muhardin mengatakan, kegiatan yang digelar diantara lomba bola voli putra putrid antar SMA sederajat, basket, terompah, scribble, lomba pasukan 8 atau Paskibraka. Selain itu ada lomba Drumband tingkat SD dan lomba mewarnai tingkat PAUD.

“Ada juga lomba lari 10 K dengan hadiah piala tetap dari Plt Gubernur,” ujarnya.

Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Drs. Rusdi, M.Pd memberikan apresiasi kepada SMAN 1 Bengkulu Selatan yang mampu melaksanakan DTCSC. Dirinya berharap kegiatan tersebut mampu mencetak generasi muda yang berprestasi tidak hanya dibidang akademik, namun di bidang olahraga. Terlebih lagi SMAN 1 Bengkulu Selatan selama ini sudah dikenal sebagai SMA yang handal, sebab siswanya tidak hanya berprestasi di tingkat Kabupaten dan Provinsi. Namun juga berpretasi ditingkat Nasional.

“Semoga ke depan, SMAN 1 Bengkulu Selatan semakin maju dan siswa-siswinya mampu berprestasi tingkat nasional hingga ke manca Negara,” harapnya.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE, MM, juga berharap, dengan adanya perlombaan antar sekolah, semua sekolah di Bengkulu Selatan bisa memberikan ruang bagi siswa-siswinya untuk menyalurkan minat dna bakatnya pada kegiatan ekstra kurikuler.Sehingga energi mereka tersalur pada kegiatan positif, bukan pada hal-hal yang tidak baik.

“Dengan adanya kegiatan ekstra di sekolah, siswa bisa menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” ujar Gusnan. (369)