SKB di UPT BKN


ilustrasi CPNS
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah memastikan pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Pelaksananya sendiri dilakukan di seluruh station CAT yang berada di Kantor Regional dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti SE MT mengatakan, secara teknis, UPT BKN Bengkulu sudah siap. Artinya tidak ada kendala lagi jika pelaksaan tes SKB itu dilakukan.  “Tempat kita siap. Kapapun dilaksanakan tidak akan ada kendala,” terang Nopian kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (26/11).



Dipaparkannya, pemprov sampai saat ini hanya memfasilitasi tempat saja. Semua keputusan pelaksanaan merupakan kewenangan panitia seleksi nasional (panselnas). “Jadi apapun keputusananya, kapan pelaksanaanya, kita hanya bisa menunggu,” ungkapnya.

Untuk anggaran pelaksaan tes tersebut, Nopian memastikan juga tidak ada kendala. Meskipun pelaksanaannya sudah masuk akhir tahun atau tutup tahun anggaran 2018.  Menurutnya, anggaran untuk pelaksanaan SKB tidak hanya dikeluarkan untuk keperluan perlengkapan teknis saja, mengingat semua pelakasannya itu menjadi tanggungjawab Panselnas.

“Kita keluarkan anggaran cuma sedikit. Yang banyak itu panselnas, karena tanggung jawabnya,” tambah Nopian.

Sementara untuk hasil perengkingan yang tidak lolos passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD), sampai saat ini, pemprov juga belum menerima hasilnya. Meskipun data peserta CPNS yang telah menjalani SKD sudah diserahkan ke panselnas.

Menurut Nopian, panselnas masih melakukan verifikasi dan validasi hasil SKD. Setelah itu baru bisa dikeluarkan perengkingan SKD.  “Masih divalidasi dulu. Kita juga tidak tahu bagaimana hasilnya,” katanya.  Untuk jadwal pelaksanaan SKB sendiri diperkirakan akan dimulai tanggal 4 Desember mendatang. Menurut Nopian, kapan saja pelaksaanya, pemprov sudah siap untuk melakukannya.  “Kita siap kapanpun. Tinggal lagi dari pusat, ada petunjuknya kita laksanakan,” tutup Nopian. (151)