SK DPRD Provinsi Belum Keluar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress –Pelantikan 45 anggota DPRD Provinsi Bengkulu terancam molor. Pasalnya, hingga saat ini surat keputusan (SK) pengangkatan dan pelantikan anggota dewan provinsi tersebut belum kunjung keluar. Padahal sesuai rencana, pelantikan tersebut akan digelar pada 2 September mendatang atau tiga hari kedepan.

“SK tersebut masih diproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” terang Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setdaprov Bengkulu, Drs Eddie Hartawan MSi, kepada BE, kemarin (29/8).

Dijelaskannya, SK tersebut sudah beberapa kali dikoordinasikan ke Kemendagri. Namun demikian, masih belum kunjung dikeluarkan. Untuk itu, pihaknya hanya bisa menunggu SK tersebut dikeluarkan. “Kalau sudah dikeluarkan, tentu langsung dilakukan pelantikan,” ujarnya.

Menurut Eddie, usualan pengajuan SK 45 orang anggota dewan itu sudah diserahkan sejak lama. Terhitung sejak Komisi Pemilihaan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menyerahkan putusan penetapan 45 anggota dewan ke pemprov.”Kalau usulan itu sudah lama kita berikan. Tapi belum juga keluar,” tutur Eddie.

Ketika belum keluar juga sampai tanggal 1 September mendatang, tentunya secara otomatis jadwal pelantikan akan digeser dari rencana awal. Pelantikan akan disesuaikan dengan SK tersebut dikeluarkan dan diterima oleh pemprov. Meski demikian, Eddie masih tetap optimis, dalam waktu dekat SK tersebut sudah bisa dikeluarkan oleh Kemendagri. “Kita tunggu saja dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Setelah keluar SK, maka langsung diserahkan ke Sekwan DPRD Provinsi. Sehingga Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu bisa segera menyiapkan teknis pelantikan anggota dewan yang baru. “Kalau sudah diterima, langsung kita serahkan ke Sekwan,” tegas Eddie.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu, Syaiful SE menuturkan, sesuai dengan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi, pelantikan berlangsung Senin (2/9) pekan depan. Jika SK pelantikan telah diserahkan kepihaknya, maka proses pelantikan akan segera dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.



“Sejauh ini berbagai persiapan pelantikan tengah kita lakukan. Seperti penyebaran undangan, dan persiapan-persiapan lain yang dibutuhkan saat pelantikan berlangsung,” ujar Syaiful.

Undangan juga disampaikan pada anggota DPRD Provinsi periode 2014-2019, yang tentunya diharapkan dapat hadir dalam prosesi pelantikan nantinya. “Berkaitan dengan Pin, nantinya masing-masing 45 anggota DPRD Provinsi yang bakal dilantik hanya mengenakan Pin imitasi karena dalam peraturan tidak diperbolehkan lagi menggunakan Pin emas,” pungkasnya. (151)