Siswa SMPN 1 Belajar di Lantai

PEMATANG TIGA, BE– SMPN 1 Pematang Tiga mengeluhkan minimnya sarana meubler. Pasca rehab gedung sekolah akibat kebakaran, sejauh ini belum ada meja dan kursi untuk para siswa. Akibatnya sekitar 90 siswa terbagi dalam 3 kelas saat ini terpaksa belajar dilantai.
“Memang rehab fisik sudah ada tinggal meubelernya belum. Bingung jadinya dana DAK 2012 infonya sudah dialihkan sedangkan untuk membeli meubeler tak ada duitnya,” ujar Kepsek SMPN Pematang Tiga, Budi Santoso, SPd, kemarin.

Ruang belajar siswa yang terbakar dan telah direhab sebanyak 3 lokal. Setiap lokalnya diisi sekitar 30 siswa. Artinya ada sekitar 90 siswa yang saat ini beajar tidak menggunakan kursi dan meja. Mereka beakar hanya lesehan dilantai. Artinya dibutuhkan pengadaan sekitar 100 kursi berikut mejanya.
Begitu juga dengan fasilitas mengajar whiteboard, bagi guru saat ini juga belum ada. “Kami belum bisa memastikan darimana dana pembelian meubler itu. Karena bantuan perusahaan kemarin sebatas rehan fisik,” kata Budi.

Dikonfirmasi, Kadisdikporabud Samsuri Anif, SPd, MM belum bisa memastikan sumber dana meubler tersebut. Lantaran dana yang ada sudah diplot ke sekolah lain. Karenanya belum ada solusi atas masalah meja dan kursi siswa SMPN 1 Pematang Tiga tersebut. (122)