Siswa Belajar Dilantai, 4 Kelas Digabung

Potret Pendidikan di SD Negeri 07 Sindang Beliti Ulu
Foto0745

SINDANG BELITI ULU, BE – Suasana belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri 07 di Desa Pengambang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), sungguh memprihatinkan.   Selain gedung sekolah, seperti plafon yang banyak rusak dan lantai kelas yang berlubang, sekolah tersebut juga mengalami kekurangan meubeler seperti kursi dan meja.  Oleh sebab itu, proses belajar-mengajar dilakukan di lantai sekolah.
Yang lebih memprihatinkan, murid kelas 1, 2, 3, dan 4 belajar dalam satu ruangan tampa sekat dan hanya mengandalkan satu papan tulis. Demikian juga kelas 5 dan 6, belajar dalam satu ruangan yang hanya ada 6 meja dan 4 kursi di ruangan tersebut.
Sayangnya, saat wartawan ini mendatangi sekolah tersebut, kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.  Sedangkan guru yang mengajar di sekolah itu, enggan memberikan tanggapan kepada wartawan.
Kepala Desa Pengambang, Kailani  saat ditemui di kediamannya, membenarkan kondisi tersebut.   Menurutnya, banyak sekali wali murid yang ingin memindahkan anaknya ke sekolah lain karena anak-anak mereka jarang belajar di sekolah tersebut.
“Saya juga merasa sedih dengan anak-anak yang belajar di sana. Karena mereka terpaksa belajar di lantai karena kekurangan kursi dan meja.   Harapan saya, kepala sekolah bisa merubah kondisi sekolah tersebut.  Minimal, meski sarana prasarana kekurangan, namun proses belajar mengajar harus tetap berjalan,” ungkap Kailani. (222)