Sistem Zonasi Benar – Benar Jadi Polemik, Dikbud Tak Mampu Berbuat Banyak

Kadis Dikbud Kota Bersama Asisten 3 Pemerintah Kota Bengkulu Melakukan Mediasi dengan Wali Murid Terkait Polemik PPDB, Kamis (06/07/2017)
Kadis Dikbud Kota Bersama Asisten 3 Pemerintah Kota Bengkulu Melakukan Mediasi dengan Wali Murid Terkait Polemik PPDB, Kamis (06/07/2017)

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Hingga H-2 ditutupnya pendaftaran PPDB 2017-2018 masih banyak anak-anak yang tak diterima di sekolah negeri akibat terkendala jarak ke sekolah dan daya tampung sekolah. Pada pertemuan antara wali murid dan Kadis Dinas Dikbud kota Kamis Siang (06/07/17) wali murid menuntut kejelasan bagaimana solusi terbaik bagi anak-anak mereka. Namun seakan hanya memberikan angin segar, Kepala Dinas Dikbud Kota Bengkulu, Rosmayetti menyatakan pihaknya akan mengupayakan solusi terbaik namun tak bisa berbuat banyak apalagi memberikan jaminan.

“Tentu ini akan kita akomodir, yang tentunya usulan-usulan ini akan kita sampaikan ke pimpinan kita. Bagaimana anak-anak ini dapat sekolah sesuai dengan zonasinya. Tentunya kalau saya sih kalau menjamin tidak bisa, tentu pimpinan nantinya yang akan memberikan solusi ya, kalau saya mengatakan saya yang menjamin berarti saya yang menjadi pimpinan pemerintah kota nantikan,” tutur Rosmayetti.

Kendati kuota menjadi salah satu masalah yang terjadi, Rosmayetti menegaskan belum ada rencana penambahan kuota untuk sekolah-sekolah yang pendaftarnya membludak, namun pihaknya akan menerima daftar nama anak-anak seluruh sekolah untuk memastikan bagaimana jalan terbaik untuk permasalahan yang terjadi.

“Ini bagaimana yang belum mendapatkan sekolah. Intinya kita berupaya bagaimana memberikan solusi terbaik, kita belum bicara soal penambahan kuota, soal penambahan kuota nanti kita tunggu keputusan pimpinan bagaimana,” ujarnya.

Mengingat PPDB akan berakhir pada tanggal 8 Juli 2017 mendatang, wali murid berharap upaya yang dikatakan oleh Kadis Dikbud ini bukan hanya janji manis untuk meredakan emosi wali murid. Mereka berharap upaya-upaya yang dijanjikan akan cepat dilaksanakan agar polemik PPDB ini cepat berakhir.

“Ya semoga saja ada solusi terbaik, kami berharap upaya-upaya yang tadi kata Bu Kadis mau diupayakan itu bukan janji manis aja. Pendaftaran kan sebentar lagi tutup, kuota juga sudah penuh di sekolah-sekolah ini,” pungkas Yesu Merkuri, salah satu Wali Murid dari Kelurahan Kandang Limun. (Ibe)