Siklon Tropis Datang, Siaga Gelombang Tinggi di Perairan Bengkulu

gelombang
Ilustrasi

Saat ini, sedang heboh-hebohnya kabar mengenai datangnya Siklon Tropis di Kawasan Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri membenarkan adanya Siklon Tropis yang tumbuh di kawasan sekitar Indonesia. Siklon Tropis merupakan sistem tekanan rendah (non-frontal) yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif dan kecepatan angin maksimum mencapai 17 m/s pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya.

“Berdasarkan pantauan dari Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis BMKG (Tropical Center Warning Center/TCWC) setidaknya ada dua bibit siklon yang terbentuk di kawasan Indonesia yaitu, di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah dan di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu. Bibit Siklon yang terbentuk dapat terus mengembang menjadi Siklon Dewasa yang dapat menimbulkan Cuaca Ekstrem,” ucap Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko dalam situs resmi bmkg.go.id, Senin (26/11/2017).

BMKG menyampaikan Terbentuknya bibit Siklon Tropis di Barat Daya Bengkulu dan lahirnya Siklon “CEMPAKA” di Selatan Jawa dapat menimbulkan Potensi Angin Kencang hingga 30 knot dan potensi gelombang Tinggi sekitar 2.5 – 6 meter selama satu minggu ke depan di Perairan Selatan Jawa Timur, Laut Jawa Bagian Timur, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Jawa Tengah.

Bengkulu bukan pertama kali terkena dampak dari kedatangan Siklon Tropis, pada 22-25 April 2008 Siklon Durga juga berada di Barat Daya Bengkulu yang mengakibatkan cuaca ekstrem serta merugikan masyarakat sekitar. Belajar dari pengalaman, dengan kondisi gelombang laut yang cukup tinggi BMKG menghimbau masyarakat dan kapal-kapal yang melintas dihimbau untuk tetap waspada dan siaga terutama nelayan tradisional yang beroperasi di perairan bengkulu, selain itu dihimbau untuk masyarakat pesisir agar menghindari aktivitas di sekitar pantai karena potensi gelombang pasang dapat terjadi di Perairan Bengkulu.

Untuk prakiraan dari BMKG sendiri untuk tiga-seminggu kedepan cuaca ekstrem akan terus berlanjut dan gelombang tinggi masih menghantui perairan bengkulu, masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan agar masyarakat lebih mudah dalam mengakses peringatan dini cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, masyarakat dapat mendownload aplikasi Info BMKG di AppStore dan IosStore. (Indah Fitrianti, STMKG)

stmkgIndah Fitrianti
Mahasiswa Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Jakarta.