Sidak, Dewan Dapati Kotoran Manusia di Aliran Drainase

FOTO/IST/ Anggota DPRD kota saat melakukan sidak pada kamis siang (09/01)

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Keluhan dari warga terkait saluran drainase di Kelurahan Padang Jati yang kerap menimbulkan bau busuk dan menyengat, akhirnya ditindaklanjuti oleh anggota DPRD Kota Bengkulu dengan melakukan sidak ke lokasi pada Kamis siang (09/01).

Setelah dicek, pihak legislatif menemukan keberadaan kawasan kumuh tepat di tengah kota, bahkan diketahui bau tak sedap timbul karena sebagian warga masih kerap melakukan aktivitas buang air besar (BAB) ke saluran drainase.

Salah satu anggota DPRD Kota, Reni Heryanti, mengatakan, sidak ini dilakukan berdasarkan laporan warga yang mengeluhkan bau tak sedap dari aliran drainase setiap hujan dan angin kencang. Mengetahui situasi dilapangan, tepatnya kawasan RT 4 Padang Jati, Reni pun menyayangkan hal tersebut.

“Dibalik Kota Bahagia dan Religius, ternyata masih ada pemukiman kumuh,” ujarnya kesal.

Dari hasil sidak siang itu, Dewan menyayangkan beberapa hal. Diantaranya tata ruang pemukiman yang jauh dari kata layak, adanya kotoran manusia di aliran drainase, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Karenanya, Dewan berharap, hal ini dapat menjadi perhatian Pemkot dan OPD terkait. Sebab hal-hal tersebut dapat menjadi sumber penyakit, mulai dari demam berdarah hingga penyakit kulit.

“Kita harap Pemkot dan OPD terkait bisa lebih memperhatikan hal-hal seperti ini. Kita pihak dewan juga memastikan akan menggelar hearing bersama seluruh ketua RT di Padang Jati serta Lurah dan Camat agar dapat duduk bersama membahas persoalan ini lebih lanjut,” pungkas Reni. (ibe)