Siapkan 20 Ribu Bibit Cengkeh

bibit cengkehBINTUHAN, BE- Dinas Pertanian Kabupaten Kaur telah menganggarkan Rp 6 Juta dari APBD 2013 untuk pengadaan bibit cengkeh.  Bibit tersebut sekitar  20 ribu batang sebelum dibagikan kepada masyarakat terlebih dahulu akan disemaikan di Lokasi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Semidang Gumay.  “Kita sudah menyiapkan tinggal melakukan penyemaian setelah umur 8 bulan, maka bibit  cengkeh sebanyak 20 ribu batang akan segera dibagikan,” ujar Kadis Pertanian Asmawan  SSos,  kemarin.

Dikatakanya, benih biji cengkeh tersebut diambil dari pohon induk jenis Zanzibar, jenis cengkeh ini dinilai sangat unggul dikabupaten Kaur. Kemudian juga perawatan mudah karena bibit cengkeh bisa siap panen dalam waktu 2 tahun. Jika pemeliharaan  dilakukan sangat baik maka bibit cengkeh bisa siap panen hanya dalam waktu 1 – 1,5  tahun. Kemudian ketinggian standar bibit rata-rata 1, 2 meter dengan batang yang kokoh dan daun yang sehat.

“Makanya pihaknya sangat antusias dengan pengadaan bibit cengkeh tersebut, disamping  murah kemudian minat masyarakat semakin banyak. Makanya Pemkab Kaur mengadakan cengkeh lantaran minta masyarakat semakin tinggi,” jelasnya.

Disisi lain, jika sudah tanam maka normalnya umur 2 hingga 4 tahun sudah berbuah, jika perawatan bagus maka satu pohon cengkeh bisa menghasilkan 350 kilogram, kemudian saat ini harga normal cengkeh Rp 120.000/kg. Makanya petani cengkeh memperoleh lebih dari Rp 40 juta sekali panen.

“Makanya saat ini Bupati Kaur sangat mendukung cengkeh untuk diadakan bagi  masyarakat Kaur, karena keuntungan besar menanam cengkeh, tak heran petani  menjadikan tanaman cengkeh tiang utama penghasilan keluarga setelah tanaman padi,  jagung, dan ketela. Hal inilah yang saat ini dibangun program untuk perkebunan  Kabupaten Kaur,” jelasnya.

Sementara itu, proposal petani yang sudah mengajukan ke Dinas Pertanian mencapai 140 buah Proposal, dengan melihat hal ini jelas minta petani untuk menanam Cengkeh cukup banyak. “Pihaknya tetap akan mengakomodir bantuan cengkeh kepada petani khususnya yang memiliki lahan. Jika tidak memiliki  lahan maka tidal  akan diberikan,” katanya.

Namun cengkeh  ini bisa ditanam dimana saja, jika tidak ada lahan maka perkarangan pun jadi. “Diharapkan kelompok petani ada lahan sekurang-kuranganya dua hektar,”  jelasnya.(823)