Siapa yang Terbaik?

BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Partai puncak Pilwakot akhirnya tiba. Hari ini 249.266 warga Kota Bengkulu akan menentukan pilihannya. Siapa yang akan memimpin 5 tahun ke depan. Sebanyak 11 pasangan kandidat telah mengeluarkan segala daya upaya untuk menarik simpati masyarakat. Seabreg program dan janji pembangunan juga diluncurkan.  Lantas siapa yang akan menjadi pemenang? Sulit untuk diprediksi. Ini melihat peta kekuatan yang hampir berimbang. Masing-masing kandidat juga memiliki karakteristik dan pendukung yang loyal. Ketatnya persaingan terlihat jika biasanya incumbent bisa menang mudah tidak kali ini. Incumbent Ahmad Kanedi-Dani Hamdani juga dipaksa berkeringat mengatasi gempuran 10 pasang kandidat lain. Sebut saja Helmi-Linda, Basri-Hutapia, Leni-Sudoto, Hakman Novi, Hilman-Dwi Yan dan lainnya. Tidak bisa dianggap remeh. Suara mengambang dan tingkat golput akan menjadi penentu hasil akhir. Terlepas dari itu menarik disimak aktivitas kandidat tadi malam. Sekalipun optimis, mereka harap-harap cemas menanti hasil perhitungan suara nanti. Maklum tensi tingkat tinggi. Ada yang terus menggalang suara dengan berkomunikasi dengan sanak famili dan pendukungnya. Ada juga konsolidasi peta suara pemilih terakhir. Namun ada juga yang pasrah dengan apapun hasilnya nanti. Kandidat walikota nomor urut 1 Helmi Hasan ketika ditanyakan kesiapannya menghadapi pencoblosan mengaku optimis dengan gagasan perubahan yang tawarkannya bagi warga Kota Bengkulu. Ia pun meyakini prediksi Pilwakot satu putaran.”Insya Allah satu putaran untuk nomor satu. Kita siap memberikan perubahan,” ucap Ketua DPW PAN Provinsi ini mantap. Helmi yang memiliki jargon Insya Allah ini diusung parpol Demokrat, PAN, PNBKI, Gerindra dan Golkar. Berpasangan dengan Patriana Sosialinda, pasangan ini menguasai separuh kursi di DPRD Kota Bengkulu. Tak berbeda dengan kandidat walikota Ahmad Kanedi. Calon petahana ini lebih memilih berzikir menghabiskan malam terakhir Pilwakot.”Banyak-banyak berdoa saja dan berserah diri kepada Allah. Semoga semuanya dipilihkan pemimpin yang terbaik,” ucap politisi PAN ini. Kanedi sendiri berpasangan dengan Dani Hamdani, tokoh pendidik sekaligus ustad kondang. Pasangan ini diusung PKS, PKPI dan PDK.   Sementara itu srikandi kandidat walikota Leni Haryati John Latief terlihat tadi malam bercengkrama bersama suami dan anak-anaknya. Tampak para pendukungnya memadati kediamannya di Kelurahan Lempuing. Ia merasa siap lahir batin dengan apapun hasil.”Kita serahkan semuanya kepada Allah. Pastinya kita sebagai umat hanya berusaha dan berdoa,” tutur kandidat bernomor urut 8 ini. Politisi Demokrat ini berpasangan dengan Sudoto, birokrat berpengalaman yang juga tokoh masyarakat Jawa. Pasangan yang mengusung revolusi birokrasi ini diusung PPP, Pelopor, PKB, PIB dan gabungan parpol non parlemen. Di bagian lain, calon walikota dari jalur independen Basri Muhammad justru gencar mengajak masyarakat menggunakan hak suara dengan datang ke TPS. Pendiri Yayasan Safir ini menyerukan agar warga Kota Bengkulu memilih berdasarkan keyakinan.”Jangan mau diimingi materi atau yang lainnya. Pilih kita menentukan nasib Kota Bengkulu selama 5 tahun,” ucapnya. Kandidat nomor urut 11 ini berpasangan dengan Hutapia Wazir, akademisi Unib. Keduanya mengusung pembangunan tanpa korupsi dan menjamin pemerintahan bersih.

//Pengawalan Ketat
Logistik Pilwakot juga mulai didistribusikan kemarin, ke TPS  masing-masing di setiap kecamatan. Dalam pendistribusian mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.  Pengangkutan menggunakan dump truck, dan colt diesel. Sebanyak 701 kotak suara, 1.232 bilik suara. Rata-rata setiap TPS mendapatkan jatah 2 bilik, dan surat suara DPT plus 25 persen sebanyak 250.012 berikut formulir lainnya sudah langsung dikirim.  Dalam pendistribusian tersebut, KPU menjamin seluruh logistik akan tiba di TPS sesuai jadwal. “Aparat keamanan akan terus mengawal laju kendaraan ini hingga lokasi tujuan. Pengawalan memang sangat kita perlukan mengingat ini merupakan pesta demokrasi yang menuntut harus dilakukan secara jujur,” ungkap Anggota KPU Divisi logistik, Juniarti Boermansyah SAg MHum. Sekprov Bengkulu, Drs H Asnawi A Lamat MSi, ikut memastikan kesiapan Pilwakot. Ia  memantau langsung kesiapan penyelenggara. Berdasarkan pemantauan tersebut ia memastikan pelaksanaan Pilwakot akan berjalan aman. “KPU sudah siap semua berdasarkan pemantauan kita. Tinggal bagaiman kesiapan calon untuk menerima kenyataan ini. Kalau tidak siap kalah jangan maju berkompetisi. Namanya juga kompetisi ada menang ada kalah. Kita juga akan memantau seluruh pelaksanaan Pilwakot ini hingga tuntas, apalgi pegawai provinsi juga diliburkan,” ungkapnya.

//Black Campaign
Jelang pencoblosan, suasana politik Kota Bengkulu semakin panas. Buktinya black campaign justru kembali menyebar. Isinya terus menyudutkan kandidat tertentu. Pelaku mengatasnamakan diri “Forum Selamatkan Bengkulu”. Dalam selebaran itu berisi gosip hangat. Sepasang kandidat dilaporkan masing-masing memiliki selingkungan. Ada yang di Jakarta sampai membelikan apartemen bagi selingkuhannya. Sedangkan lainnya berselingkuh sesama politisi. “Kita tidak tahu alamatnya di mana. Kita tahu terdapat 3 lembar selebaran yang menyudutkan kandidat tertentu. Temuan ini akan kita jadikan barang bukti. Karena kita meyakini masih ada selebaran lainnya yang dipasang. Namun juga sudah banyak diambil masyarakat, ataupun tim sukses,” ungkap Ketua Panwascam Teluk Segera, Fajri Kurniawan AMd. Kejadian ini langsung disampaikan ke Panwaslu Kota. Terlebih selebaran tersebut dilakukan saat hari tenang. Tindakan tersebut, juga dinilai merupakan tindakan pidana yang akan ditindak lanjuti berdasarkan UU 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah. Bukti tersebut diketahui sekitar pukul 09.00 kemarin, dan sudah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Sementara itu ditempat terpisah, Anggota Panwaslu Kota Bengkulu Divisi Pengawasan, Sugiharto membenarkan telah adanya laporan tersebut. “Ini sudah kita terima dan akan kita tindak lanjuti berdasarkan aturan yang berlaku. Selain itu bersama Panwascam, dan PPL besok (hari ini) kita akan menyiagakan diri antisipasi adanya serangan fajar,” ucapnya. (160)