Shalat Id di Zona Merah Bakal Dialihkan

RIO/BE
KHOTBAH IDUL ADHA: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadi khatib shalat idul adha di masjid Raya Baitul Izzah, Jumat (31/7).

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Kementerian Agama (Kemenag) Re mengharapkan umat muslim yang ada di Provinsi Bengkulu, dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/ 2021 Masehi, agar secara sederhana. Hal itu dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu Zahdi Taher, Selasa (13/7).

“Tidak kalah pentingnya, selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Untuk pelaksanaan shalat Idul Adha, bukan di larang, melainkan tempatnya akan dialihkan dari masjid ke lapangan atau pun sebaliknya,” kata Zahdi.

Zahdi mengungkapkan, untuk jumlah yang shalat dibatasi, dan wajib penerapkan prokes yang ketat. Karena pelaksanaan shalat Idul Adha ini masih melihat kondisi Covid-19, apakah diberlakukan PPKM di daerah tersebut atau tidak.

“Jadi tergantung keputusan terakhir dari Pak Menteri Agama nantinya,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Zahdi untuk pelaksanaan takbir keliling sesuai imbauan Menteri Agama (Menag) RI, ditiadakan. Namun untuk pelaksanaan pemotongan hewan qurban, akan dilakukan dengan menerapkan prokes dengan menghindari kerumuman.

“Proses pemotongan hewan kurban nanti akan dilakukan secara terpisah. Serta pembagian daging, tidak mengundang penerima ke lokasi kurban, tetapi akan diantarkan ke alamat masing-masing,” tutupnya. (HBN)