Setubuhi Pacar, Pelajar Diamankan

IST/Bengkulu Ekspress As terduga pelaku persetubuhan dengan anak dibawah umur saat diamankan di Mapolres Rejang Lebong Sabtu (21/10) kemarin.
IST/Bengkulu Ekspress As terduga pelaku persetubuhan dengan anak dibawah umur saat diamankan di Mapolres Rejang Lebong Sabtu (21/10) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Kisah cinta dua pelajar di Kota Curup harus berakhir di kantor polisi. Hal tersebut setelah orang tua Ei (15) melaporkan AS (17) yang tak lain adalah pacar Ei.

Akibat laporan orang tua Ei, AS yang merupakan warga Kecamatan Curup Tengah harus diamankan jajaran tim Ops nal dan PPA Polres Rejang Lebong pada Sabtu (21/10) kemarin di kediamannya. Ei sendiri merupakan warga Kecamatan Curup Timur.

“AS kita amankan karena diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan dengan anak dibawah umur,” terang Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH SIK.

Dijelaskan Kasat, persetubuhan yang dilakukan oleh kedua pelajar tersebut terjadi pada Minggu (17/9) lalu di rumah AS. Diduga karena ada ada kesalahpahaman atnara Ei dan AS. Kemudian pada Sabtu (21/10) kemarin, Ei mengirim pesan singkat kepada sang ibu, yang saat itu sang ibu tengah berada dirumah neneknya.

Isi pesan singkat yang ia kirim ke sang ibu, mengatakan bahwa ia saat ini tengah hamil. Saat sang ibu pulang, ia langsung menanyakan maksud dari Ei mengirim pesan singkat bahwa ia tengah hamil, saat itu juga Ei mengaku telah melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri kepada AS. Mendengar pengakuan sang anak, kemudian ibu korban langsung mengajak korban ke petugas medis untuk mengecek apakah anaknya tersebut hamil atau tidak.

“Ternyata setelah dilakukan pengecekan ke medis, Ei ini tidak hamil seperti pengakuannya kepada ibunya,” tambah Kasat.

Namun menurut Kasat, meskipun korban tidak hamil, korban dan sang ibu tetap merasa dirugikan dan melaporkan perbuatan tersebut ke Mapolres Rejang Lebong guna diproses secara hukum yang berlaku mengingat korban masih masuk kategori anak dibawah umur.

Dijelaskan Kasat, setelah pihaknya mengamankan AS, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.(251)