Seruduk Rumah, Travel ‘Disandera’

TALO KECIL, BE- Warga Desa Taba Kecamatan Talo Kecil, Seluma menyandera 1 unit mobil travel jenis Avanza warna silver sejak 2 hari lalu. Warga menuntut si empuh mobil untuk memberikan ganti rugi, karena mobil tersebut mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hingga menyeruduk 5 unit rumah milik warga, masing-masing rusak ringan. Peristiwa lakalantas tersebut terjadi hari Jumat (29/6) lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 5 orang penumpang travel dan sopir selamat. Kerugian yang diderita warga pemilik 5 rumah ditaksir sekitar Rp 15 juta. Sementara hingga kemarin, posisi mobil sebagai barang bukti lakalantas masih belum dievakuasi dari TKP, karena warga pemilik rumah melarang dievakuasi sebelum dilakukan perdamaian. Kronologis kejadian, mobil travel tersebut melaju kencang dari arah Manna ke arah Tais. Tujuannya untuk mengangkut penumpang ke Kota Bengkulu. Sopir diketahui bernama Irawan (30), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Kedurang BS, kehilangan kendali ketika melintasi jalan raya yang daerah pemukiman penduduk di Desa Taba, akibat ngantuk. Naas, ketika setir yang lepas kendali itu membanting ke kanan, mobil langsung menyeruduk rumah warga yang berjejer di sebelah jalan. Di antara rumah yang kena seruduk itu terdapat 1 buah warung manisan. Warung itu milik Eti (36). Warung tersebutlah yang mengalami kerusakan lebih parah dari kerusakan 4 buah rumah lainnya. Sedangkan rumah biasa yang rusak di antaranya adalah milik Tahna (40) dan Malin (37). Kapolres Seluma AKBP PL Gaol SIK melalui Kasat Lantas Iptu N Adhi Wibowo ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya belum mendapat laporan terkait kasus tersebut. Namun, diakuinya Jumat (29/6) lalu pihaknya sudah mendapat informasi dari masyarakat terkait lakalantas tersebut. Hanya saja ketika anggota Satlantas tiba di TKP, warga maupun sopir dan penumpang menolak melaporkan kasus tersebut secara resmi ke polisi. ”Mungkin mereka sudah damai. Jadi tidak melapor. Lagi pula lakalantas ini, lakalantas tunggal dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” katanya. (444)