Sering Banjir, Bupati Kaur Lakukan Normalisasi

NORMALISASI: Bupati Kaur Gusril Pausi bersama Dinas PUPR Kaur saat meninjau langsung proses normalisasi siring di Desa Kepala Pasar Kecamatan Kaur Selatan, Rabu (16/9).

KAUR SELATAN, bengkuluekspress.com – Jalan lintas barat (Jalinbar) yang menjadi langganan banjir di Desa Kepala Pasar Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur kini mulai dilakukan pengerukan atau normalisasi dan akan dibangun siring pasang pada samping bahu jalan. Persetujuan anggaran yang membuat siring pasang dan pengerukan saluran air ini tak lepas dari peran serta Pemkab Kaur dibawah kepemimpinan Gusril Pausi SSos MAP yang menyampaikan usulan ke Kementerian PUPR melalui balai jalan wilayah Bengkulu.

“Saya harap masyarakat yang memiliki bangunan di sekitaran lokasi pengerukan siring dapat dengan sukarela membongkar, sebab ini untuk kepentingan kita bersama,” kata bupati saat langsung turun ke lokasi dan memerintahkan langsung dilakukan pengerukan, Kamis (16/9).

Sementara itu, sejak Rabu (16/9) jalan yang selama ini digenangi banjir persisnya tak jauh dari rumah Pjs Kades setempat hingga ke simpang tiga Kepala Pasar mulai menjalani proses pengerukan. Nantinya akan dibangun siring pasang sepanjang 345 meter memanjang secara permanen yang diharapkan dapat mengurai air yang setiap saat dikeluhkan warga. Menurut Gusril dengan berbincang bincang bersama masyarakat keluhan terkait jalan digenangi air itu sudah diterima oleh pihaknya sehingga langsung diusulkan ke Bina Marga Kementerian PU PR.

“Alhamdulillah ini disetujui sehingga saya minta langsung dikerjakan sebab ini saat hujan sangat mengganggu bahkan menggenagi pemukiman penduduk,” imbuhnya.

Salah satu warga setempat yakni Agus (43), mengaku sangat berterima kasih dengan Pemkab Kaur. Sebab jalan itu saat hujan lebat mulai tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Sehingga warga yang melintas dan juga masyarakat yang ada disekitar risih dan sangat tidak nyaman dan memang sudah lama dinantikan oleh warga setempat.

“Sudah lama kami nantikan perbaikan ini kami ucapkan terima kasih dengan pemerintah, kami bersedia membongkar bangunan bila memang ada yang terkena pengerukan siring pasang,” tandasnya. (irul)