Seribu Anak Putus Sekolah

putus-sekolah
foto : ist

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Angka putus sekolah di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu cukup tinggi, bahkan jumlahnya lebih dari seribu orang. Jenjang pendidikan anak putus sekolah beragam mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dan hingga 2018 ini, totalnya mencapai 1005 anak.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kepahiang Yurnalis SE melalui Kabid Tenaga Kerja Sanisyah SIP MM menjelaskan, berbagai faktor penyebab anak-anak di Kepahiang  Provinsi Bengkulu mengalami putus sekolah. Mulai dari faktor tidak mampu atau tak memiliki biaya hingga fakta menjadi tenaga kerja atau mencari uang untuk biaya hidupnya sendiri.

“Melalui program P3A dan PKH tahun ini kita sudah rekrut 120 anak untuk diberikan pembekalan keahlian. Ada 4 selter pendidikan masing-masing menampung 30 anak untuk menjalani pendidikan,” ungkap Sanisyah.

Menurutnya, anak-anak yang sudah direkrut nantinya akan diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan baik formal maupun nonformal. Sehingga anak-anak tersebut dapat melanjutkan pendidikan mereka hingga ke perguruan tinggi.¬† “Semua biaya gratis, kalau nanti mereka melanjutkan pendidikan formal dan non formal, maka biaya ada di Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Ia mengatakan jika sisa anak putus sekolah nantinya akan terus direkrut secara berkala setiap tahun, hingga seluruh anak tersebut bisa mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Program ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi angka pekerja anak. Jadi anak-anak yang selama ini terpaksa jadi buruh atau kuli kita rangkul untuk memperoleh pembekalan keahlian serta bisa melanjutkan pendidikan,” ucapnya. (320)