Sepuluh Motor Tanpa Surat Diamankan

CURUP, BE – Selama operasi cipta kondisi yang dilaksanakan Polres RL sebulan terakhir, setidaknya polisi telah menyita puluhan kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan. “Dari 22 kendaraan yang kita amankan, tinggal 10 motor, dimana pemiliknya masih belum bisa menunjukkan kelengkapan surat kendaraan yang sah,” kata Kapolres RL AKBP Edi Suroso, SH melalui Kabag Ops, AKP Novi Ari, kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (20/11).

Sepuluh kendaraan bermotor yang berhasil diamankan polisi tersebut diantaranya, Honda Beat warna putih BG 2381 GG, Viar warna hitam BG 8144GB, Yamaha Jupiter Z warna biru BD 3537 KF, Honda New Revo warna hitam BG 4675 BE, Yamaha Vega warna hitam BD 6820 KG, Yamaha Vixion abu-abu nomor polisi E 2913 WN dengan tangki memiliki stikir bertuliskan Putra Binduriang (kompak & Haletaktul A BE).
Selanjutnya motor Honda Beat hitam BG 6283 HV, Suzuki Satria FU biru B 3469 FEP, Yamaha Mio J hitam nomor polisi BD 4687 KM dan terakhir motor Yamaha Mio merah dengan nomor polisi BD 5578 KM. “Bagi warga yang merasa memiliki kendaraan kebetulan hilang, dan memiliki kendaraan dengan ciri-ciri motor yang diamankan polisi, bisa datang ke Polres RL untuk mengecek kendaraan itu,” kata Kabag Ops.

Diakui Kabag Ops, untuk 2 kendaraan yakni jenis Yamaha Mio J hitam BD 4687 KM dan Yamaha Mio merah BD 5578 KM akan dijadikan barang bukti kasus peredaran narkotika jenis ganja yang digunakan oleh Aswan (16) dan Marwan (16) warga Kelurahan Talang Rimbo Baru.

Keduanya, diamankan karena tertangkap tangan membawa ganja kering sebanyak 4 paket hemat saat kegiatan cipta kondisi yang dilakukan Polres RL di jalan lintas Curup – Lubuk Linggau, tepatnya di jalan umum Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang tak jauh dari hotel Villa Hijau, Rabu (17/10) sore.
Saat diamankan petugas, diperoleh 4 paket ganja kering yang tersimpan dalam jok motor Mio nopol BD 5578 KK yang dikendarai Aswan dan Marwan. Sebelum akhirnya tertangkap, kedua remaja ini sempat berusaha kabur dengan mengelabui petugas razia. Kronologis peristiwa, Aswan dan Marwan berencana melakukan perjalanan pulang dari lokasi wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB) menuju Curup.(999)